Nabi yang dianggap bodoh
Hosea 9:7
Hukuman atas Kemurtadan Israel
PerikopKesedihan Akibat Pembuangan · Hosea 9:1-9 →“Hari-hari penghukuman telah datang, hari-hari pembalasan telah datang, Israel akan mengetahuinya, “Nabi adalah orang yang bodoh, orang yang penuh Roh kemarahan!” Oleh karena kesalahanmu yang sangat banyak dan kebencianmu yang sangat besar”Hosea 9:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sudah datang hari-hari penghukuman, sudah datang hari-hari pembalasan, Israel akan mengalaminya, "Nabi adalah seorang pandir, orang yang penuh roh adalah orang gila!", oleh karena besarnya kesalahanmu dan besarnya permusuhan:”Hosea 9:7 · TB
Terjemahan Baru
“Sudah tiba waktu penghukuman, waktu untuk menerima pembalasan atas segala perbuatan. Israel akan merasakannya! Kamu berkata, "Nabi yang dikuasai roh ini tolol! Gila dia!" Kamu berkata begitu karena kamu benci sekali kepadaku dan dosamu sangat besar.”Hosea 9:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The days of visitation are come, the days of recompence are come; Israel shall know it: the prophet is a fool, the spiritual man is mad, for the multitude of thine iniquity, and the great hatred.”Hosea 9:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hosea 9:7?
Hosea memperingatkan bahwa hari penghukuman dan pembalasan sudah dekat bagi Israel. Saat itu tiba, orang akan menyalahkan nabi-nabi sebagai orang bodoh dan gila, padahal justru nabi yang benar yang membawa pesan Allah. Ini menunjukkan penolakan mereka terhadap kebenaran dan keterasingan dari Allah.
Latar belakang
Hukuman sudah dekat
Hosea menyatakan bahwa hari penghukuman sudah tiba, dan Israel akan menyadari bahwa nabi-nabi palsu itu bodoh, sedangkan nabi sejati dianggap gila oleh mereka.
Di mana
Samaria
Di pasar kota, sore hari
Kapan
~725 SM
Periode kerajaan terbagi
Yang berbicara
Hosea
Nabi Israel, ~50 tahun, suami Gomer
Kepada
Bangsa Israel (Efraim)
Kerajaan Utara, ~50 tahun setelah nubuat Amos
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פְּקֻדָּה
pequddah · penghukuman
kunjungan resmi untuk pemeriksaan dan hukuman
אֱוִיל
evil · bodoh
munafik atau tidak bermoral, bukan sekadar tidak pintar
חֵמָה
chemah · kemarahan
panas amarah, sering dipakai untuk murka TUHAN
Bahwa hari 'kunjungan' TUHAN bukan kunjungan biasa, melainkan penuh api pemurnian; dan orang yang dipenuhi roh TUHAN justru dianggap gila oleh orang yang memberontak.
Tahukah kamu
Nabi dianggap orang gila?
Dalam budaya Israel kuno, orang yang 'penuh roh' (kerasukan) sering dianggap tidak waras. Jadi ketika Hosea berbicara keras, orang menganggapnya seperti orang mabuk atau tidak waras.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hosea 9:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hosea 9:7
✕ Sering dikira
Hosea mengejek nabi-nabi palsu sebagai 'bodoh' karena mereka tidak tahu nubuat.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan bukan mengejek, tetapi menyatakan akibat: hari penghukuman membuat nabi palsu terbukti bodoh.
✕ Sering dikira
Orang yang 'penuh Roh' di ayat ini adalah orang yang dipenuhi Roh Kudus.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, 'penuh Roh' adalah kondisi kemarahan atau semangat, tetapi dianggap masyarakat sebagai kegilaan—bukan berarti Roh Kudus.
Renungan
Renungan Singkat Hosea 9:7
Terkadang kita mengabaikan peringatan karena tidak nyaman mendengarnya. Namun, nasihat yang jujur dari orang yang tepat bisa menyelamatkan kita dari masalah. Mari belajar menerima teguran dengan rendah hati.
Tuhan, berikan aku kerendahan hati untuk mendengarkan teguran dan nasihat yang benar, serta kebijaksanaan untuk membedakan mana yang dari pada-Mu. Amin.