Tawaran Anggur Ditolak

Hakim-hakim 9:13

Pohon Memilih Raja: Tamparan di Sikhem

Pohon anggur itu menjawab, ‘Haruskah aku meninggalkan air buah anggurku yang menyukakan Allah dan manusia, lalu pergi melayang-layang di atas pohon-pohon?’

Hakim-hakim 9:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 9:13?

Pohon anggur menolak menjadi raja karena ia lebih berguna menghasilkan anggur yang menyukakan hati manusia dan Allah. Ini menggambarkan bahwa orang yang melayani dengan baik tidak perlu mencari kekuasaan.

Latar belakang

Kiasan Pohon Anggur

Dalam perumpamaan Yotam, pohon-pohon meminta pohon anggur menjadi raja. Anggur menolak karena tidak mau meninggalkan tugas mulianya menghasilkan minuman yang menyukakan hati.

Di mana

Gunung Gerizim

Puncak gunung, dekat Sikhem

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abimelekh membunuh 70 saudara
Kutuk Yotam digenapi
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yotam

Anak bungsu Yerubaal, penyintas tunggal

P

Kepada

Penduduk Sikhem

Warga kota Sikhem dan Bet-Milo

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֶּפֶן

gefen · anggur

pohon anggur

תִּירוֹשׁ

tirosh · air buah anggur

anggur baru, sari anggur manis

שָׂמַח

samach · menyukakan

bergembira, bersukacita

Ketiga kata ini menekankan bahwa anggur melambangkan berkat dan sukacita dari Tuhan. Anggur menolak kuasa karena ia sudah memiliki peran bermakna.

Tahukah kamu

Anggur Sebagai 'Menyukakan'

Dalam Alkitab, anggur sering dikaitkan dengan sukacita dan berkat Tuhan, misalnya dalam Mazmur 104:15.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:13

✕  Sering dikira

Anggur disuruh menjadi raja secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini perumpamaan, bukan kejadian nyata.

✕  Sering dikira

Anggur egois karena tidak mau berbagi.

✓  Yang sebenarnya

Justru menunjukkan tugasnya yang sudah baik.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 9:13

Kita sering tergoda untuk mencari posisi atau pengakuan, padahal karunia kita sudah berdampak. Mari fokus melakukan apa yang kita bisa dengan baik daripada mengejar kekuasaan.

Tuhan, ajar aku menghargai panggilan-Mu atas hidupku dan tidak iri pada posisi orang lain. Amin.