1.700 Syikal Emas

Hakim-hakim 8:26

Kekayaan yang Menjadi Jerat

Berat anting-anting emas yang dia minta mencapai 1700 syikal emas, belum termasuk bulan-bulanan, perhiasan telinga, dan pakaian ungu muda yang dipakai oleh raja-raja Midian, selain kalung rantai di leher unta-unta mereka.

Hakim-hakim 8:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 8:26?

Anting-anting yang dikumpulkan berjumlah 1.700 syikal emas (sekitar 19,5 kg), menunjukkan kekayaan luar biasa dari rampasan perang. Ini menggambarkan betapa besar kemenangan yang diberikan Tuhan, dan bagaimana Gideon memanfaatkannya untuk tujuan yang kelak menjadi batu sandungan.

Latar belakang

Timbangan Emas

Jumlah emas yang terkumpul sangat besar—1.700 syikal, belum termasuk perhiasan lainnya. Ini menunjukkan kekayaan luar biasa dari jarahan perang.

Di mana

Ofra

Di lokasi pengumpulan emas

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengumpulan anting-anting
Pembuatan efod
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Narator kitab Hakim-hakim

P

Kepada

Pembaca

Umat Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֶׁקֶל

sheqel · syikal

satuan berat, sekitar 11 gram

שַׂהֲרֹנִים

saharōnim · bulan-bulanan

perhiasan berbentuk bulan sabit

נְטִיפוֹת

netifot · perhiasan telinga

anting-anting atau perhiasan gantung

Kata 'syikal' menunjukkan standar berat yang berlaku; 'bulan-bulanan' dan 'perhiasan telinga' adalah istilah perhiasan khas, menyoroti kekayaan dan kemewahan yang kemudian menjadi batu sandungan.

Tahukah kamu

Berat yang Mengagumkan

1.700 syikal setara dengan sekitar 19 kilogram emas, bernilai miliaran rupiah hari ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:26

✕  Sering dikira

Gideon mengumpulkan emas untuk memperkaya diri.

✓  Yang sebenarnya

Gideon meminta sebagai bentuk penghargaan, tapi akhirnya digunakan untuk membuat efod.

✕  Sering dikira

1.700 syikal adalah jumlah yang biasa.

✓  Yang sebenarnya

Itu jumlah yang sangat besar, jauh melebihi biasanya.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 8:26

Berkat Tuhan bisa menjadi berlimpah, tetapi kita harus bijak dalam menggunakannya. Jangan sampai kekayaan atau pencapaian membuat kita melupakan Tuhan dan malah menjauh dari-Nya.

Bapa, berikan kami hikmat untuk mengelola berkat-Mu dengan bijak, agar tidak menjadi jerat bagi kami. Amin.