Mazbah Baal Roboh di Pagi Hari
Hakim-hakim 6:28
Gideon Dipanggil Menjadi Hakim Israel
“Ketika orang-orang kota itu bangun pada keesokan harinya, tampaklah mazbah Baal itu roboh, tiang berhala yang ada di atasnya tumbang, dan sapi jantan yang kedua telah dipersembahkan di atas mazbah yang didirikan itu.”Hakim-hakim 6:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika orang-orang kota itu bangun pagi-pagi, tampaklah telah dirobohkan mezbah Baal itu, telah ditebang tiang berhala yang di dekatnya dan telah dikorbankan lembu jantan yang kedua di atas mezbah yang didirikan itu.”Hakim-hakim 6:28 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika penduduk kota itu bangun keesokan paginya, mereka melihat mezbah untuk Baal dan tiang perlambang Dewi Asyera sudah roboh. Mereka melihat juga bahwa di tempat itu telah dibangun sebuah mezbah dan telah pula dibakar sapi jantan sebagai kurban.”Hakim-hakim 6:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Keesokan paginya, ketika orang-orang kota bangun, mereka melihat mezbah Baal sudah dirobohkan, tiang dewi Asyera sudah ditebang, dan ada sapi yang sudah dikurbankan di mezbah TUHAN yang baru didirikan.”Hakim-hakim 6:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the men of the city arose early in the morning, behold, the altar of Baal was cast down, and the grove was cut down that was by it, and the second bullock was offered upon the altar that was built.”Hakim-hakim 6:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 6:28?
Keesokan harinya, orang-orang kota melihat mezbah Baal telah dirobohkan, tiang berhala tumbang, dan sapi jantan kedua telah dipersembahkan di mezbah baru. Tindakan Gideon menjadi nyata dan memicu reaksi dari masyarakat.
Latar belakang
Warga Kota Menemukan Kehancuran
Keesokan paginya, orang-orang kota bangun dan melihat mazbah Baal telah dirobohkan, tiang berhala di atasnya tumbang, dan seekor sapi jantan telah dipersembahkan di mazbah baru. Mereka saling bertanya siapa pelakunya, dan setelah menyelidiki, mereka tahu bahwa Gideon, anak Yoas, yang melakukannya.
Di mana
Ofra
Pagi hari di kota Ofra
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Penulis anonim, kemungkinan dari masa para nabi, merangkum sejarah Israel
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel yang ingin belajar dari masa lalu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַץ
natats · roboh
merobohkan, menghancurkan
כָּרַת
karat · tumbang
memotong, menebang
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
altar tempat mempersembahkan korban
Ketiga kata ini menekankan penghancuran total tempat ibadah palsu: merobohkan, menebang, dan menggantikan dengan mezbah yang benar. Ini bukan sekadar vandalisme, tetapi pembaruan ibadah.
Tahukah kamu
Mazbah Baal yang Penting
Mazbah Baal di Ofra kemungkinan adalah tempat ibadah utama di kota itu, sehingga perobohannya merupakan tindakan yang sangat provokatif dan berani, dilakukan pada malam hari untuk menghindari kemarahan warga.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:28
Ulangan 7:5
Perintah serupa
“Tetapi beginilah kamu perlakukan mereka: mezbah-mezbah mereka harus kamu robohkan, tugu-tugu berhala mereka harus kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka harus kamu tebang.”
Hakim-hakim 2:2
Ketaatan pada perintah
“Janganlah kamu mengadakan perjanjian dengan penduduk negeri ini; mezbah-mezbah mereka harus kamu robohkan.”
Keluaran 34:13
Tindakan serupa
“Sebaliknya, kamu harus merobohkan mezbah-mezbah mereka, meremukkan tugu-tugu berhala mereka, dan menebas tiang-tiang berhala mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:28
✕ Sering dikira
Mengira warga kota marah karena Gideon merusak properti umum.
✓ Yang sebenarnya
Kemarahan mereka adalah karena tindakan itu menghina dewa Baal, yang mereka yakini dapat membawa bencana.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa seluruh kota tahu sebelumnya rencana Gideon.
✓ Yang sebenarnya
Mereka baru mengetahuinya setelah kejadian, dan harus menyelidiki untuk menemukan pelakunya.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 6:28
Ketaatan kita kepada Tuhan sering kali terlihat oleh orang lain dan bisa menimbulkan reaksi. Jangan takut, karena Tuhan yang memimpin kita akan menyertai kita.
Tuhan, jadikan hidupku transparan dan berani untuk menunjukkan ketaatan kepada-Mu, walau itu membuatku berbeda. Amin.