Zaman Samgar dan Yael
Hakim-hakim 5:6
Nyanyian Kemenangan Debora
“Pada zaman Samgar, anak Anat, pada zaman Yael, tidak ada lagi jalan, dan kafilah pergi berjalan dalam jalan yang berliku-liku.”Hakim-hakim 5:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam zaman Samgar bin Anat, dalam zaman Yael, kafilah tidak ada lagi dan orang-orang yang dalam perjalanan terpaksa menempuh jalan yang berbelit-belit.”Hakim-hakim 5:6 · TB
Terjemahan Baru
“Di masa Samgar, anak Anat, dan di masa Yael juga, tiada kafilah di negeri, tiada kelana di jalan raya.”Hakim-hakim 5:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada zaman Samgar dan zaman Yael, tidak ada yang berani melewati jalan raya. Semua orang sembunyi-sembunyi melalui jalan tikus.”Hakim-hakim 5:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In the days of Shamgar the son of Anath, in the days of Jael, the highways were unoccupied, and the travellers walked through byways.”Hakim-hakim 5:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 5:6?
Ayat ini menunjuk pada masa sulit ketika jalan-jalan tidak aman dan penduduk desa menjadi sasaran, mungkin karena penindasan musuh. Ini menunjukkan bahwa sebelum kemenangan, Israel mengalami kesulitan besar, tetapi Tuhan mengangkat pemimpin untuk membebaskan mereka.
Latar belakang
Kekacauan zaman terdahulu
Debora mengenang masa sulit ketika Samgar (hakim sebelumnya) dan Yael adalah tokoh-tokoh yang muncul; jalan-jalan tidak aman, para musafir mengambil jalan berliku untuk menghindari bahaya. Ini menekankan betapa gentingnya keadaan sebelum Allah memberikan kemenangan.
Di mana
Dataran Kanaan (daerah peperangan)
Sesudah kemenangan, bernyanyi
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Debora
nabiah, hakim Israel, ~60 tahun
Kepada
Umat Israel
bangsa pilihan Allah yang baru bebas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׁמְגַּר
Shamgar · samgar
nama hakim (mungkin berarti 'pemberantas')
אֹרַח
orach · jalan
jalan utama, jalur perdagangan
עָקַל
aqal · berliku-liku
berkelok, menyimpang, tidak lurus
Ketiga kata ini menggambarkan kondisi sosial yang berbahaya: nama Samgar sebagai contoh masa sulit, dan kata 'jalan' serta 'berliku' menunjukkan orang tidak berani memakai jalan umum, tetapi harus menyimpang untuk selamat.
Tahukah kamu
Samgar yang sama?
Samgar disebutkan di Hakim-hakim 3:31 sebagai pembunuh 600 orang Filistin dengan tongkat galah, tetapi kekacauan di sini mungkin terjadi setelah zamannya. Ada kemungkinan tokohnya sama atau nama yang berbeda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:6
Hakim-hakim 3:31
referensi Samgar
“Sesudah dia, bangkitlah Samgar bin Anat. Ia membunuh enam ratus orang Filistin dengan tongkat galah; tetapi ia pun menyelamatkan orang Israel.”
Amsal 2:15
jalan bengkok
“yang jalan-jalannya bengkok dan yang berliku-liku dalam langkahnya.”
Ratapan 3:7
kesulitan masa sulit
“Ia membangun tembok di sekelilingku; aku dicekam dengan belenggu yang berat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:6
✕ Sering dikira
Mengira Samgar dan Yael hidup pada waktu yang sama.
✓ Yang sebenarnya
Yael adalah tokoh pada masa Debora, sedangkan Samgar mungkin dari periode sebelumnya.
✕ Sering dikira
Mengira 'jalan berliku-liku' berarti jalan yang berkelok, bukan kondisi zaman.
✓ Yang sebenarnya
Ini kiasan untuk cara orang menghindari bahaya, bukan deskripsi geografi.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 5:6
Masa-masa sulit bisa membuat kita merasa terjebak dan takut. Namun, ingatlah bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita; Dia sanggup mengubah keadaan. Berharaplah kepada-Nya dan tetap berdoa untuk pembebasan.
Tuhan, saat saya ada di masa sulit, ingatkan saya bahwa Engkau sanggup memulihkan; beri saya harapan dan kekuatan untuk bertahan, Amin.