Nubuat Kemuliaan Diberikan
Hakim-hakim 4:9
Debora dan Barak: Kemenangan di Sungai Kison
“Debora berkata, “Aku akan pergi bersamamu. Akan tetapi, kamu tidak akan mendapat kehormatan atas perjalanan yang kamu tempuh ini, sebab TUHAN akan menyerahkan Sisera ke dalam tangan seorang perempuan.” Lalu, Debora bangkit dan pergi bersama Barak ke Kedesh.”Hakim-hakim 4:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Debora: "Baik, aku turut! Hanya, engkau tidak akan mendapat kehormatan dalam perjalanan yang engkau lakukan ini, sebab TUHAN akan menyerahkan Sisera ke dalam tangan seorang perempuan." Lalu Debora bangun berdiri dan pergi bersama-sama dengan Barak ke Kedesh.”Hakim-hakim 4:9 · TB
Terjemahan Baru
“Debora menyahut, "Baik, saya akan ikut! Tetapi ingat, bukan kau yang nanti mendapat kehormatan. Melalui seorang wanitalah TUHAN akan mengalahkan Sisera." Maka berangkatlah Debora bersama-sama Barak ke Kedes.”Hakim-hakim 4:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kata Debora, “Saya akan pergi bersamamu. Tetapi kamu tidak akan mendapat kehormatan dari tugas ini, karena TUHAN akan menyerahkan Sisera ke tangan seorang perempuan.” Lalu pergilah Debora bersama Barak ke Kedes.”Hakim-hakim 4:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she said, I will surely go with thee: notwithstanding the journey that thou takest shall not be for thine honour; for the LORD shall sell Sisera into the hand of a woman. And Deborah arose, and went with Barak to Kedesh.”Hakim-hakim 4:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 4:9?
Debora setuju menemani Barak, tetapi menubuatkan bahwa kehormatan kemenangan akan jatuh pada seorang perempuan. Ini menggenapi keinginan Tuhan untuk menunjukkan kuasa-Nya melalui cara yang tidak terduga.
Latar belakang
Debora Setuju, tapi Kehormatan Beralih
Debora menyetujui menemani Barak, tetapi menegaskan bahwa karena syaratnya, kemuliaan tidak akan menjadi miliknya. Tuhan akan menyerahkan Sisera ke tangan seorang perempuan — yang akhirnya Yael.
Di mana
Kedesh (Kades) di Naftali
Lokasi pembicaraan masih di tempat Debora
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Debora
nabiah dan hakim, berani dan tegas
Kepada
Barak
panglima Israel yang setuju dengan syaratnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אִשָּׁה
ishah · perempuan
perempuan, wanita
יָד
yad · tangan
tangan (kuasa)
תִּפְאָרָה
tif'arah · kehormatan
kemuliaan, keindahan, kebanggaan
Kata 'tif'arah' berarti 'mahkota keindahan' — Barak kehilangan kesempatan untuk memikul kemuliaan itu. 'Ishah' (perempuan) menjadi alat Tuhan, menunjukkan bahwa Tuhan memakai siapa saja, tanpa memandang gender.
Tahukah kamu
Perempuan sebagai Penyelamat: Kehormatan Unik
Dalam budaya militer zaman itu, kemenangan biasanya dipuji kepada panglima laki-laki. Allah memilih perempuan untuk menyingkirkan panglima musuh, membalikkan ekspektasi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 4:9
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 4:9
✕ Sering dikira
Debora menubuatkan bahwa dirinya sendiri yang akan membunuh Sisera.
✓ Yang sebenarnya
Nubuatan hanya berkata 'seorang perempuan', yang digenapi oleh Yael, bukan Debora.
✕ Sering dikira
Barak kehilangan keselamatan karena kurang iman.
✓ Yang sebenarnya
Ia tetap dipakai dan dipuji di Ibrani 11; hanya pujian duniawi yang beralih ke Yael.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 4:9
Tuhan tidak terbatas oleh gender atau status. Dia bisa memakai siapa saja untuk menyelesaikan rencana-Nya. Kadang kita perlu merendahkan hati dan menerima bahwa kemuliaan bukan untuk kita, tetapi untuk Tuhan.
Tuhan, ajar kami untuk rendah hati dan siap dipakai di mana pun Engkau mau, bahkan jika itu berarti kami tidak mendapat pujian. Amin.