Meratapi Suku yang Hilang
Hakim-hakim 21:7
Pemulihan Setelah Perang Saudara
PerikopIstri untuk Orang Benyamin · Hakim-hakim 21:1-25 →“Apa yang akan kita lakukan untuk menyediakan istri bagi mereka yang tinggal itu, sebab kita bersumpah atas nama TUHAN bahwa kita tidak akan memberikan anak perempuan kita kepada mereka untuk dijadikan istri?””Hakim-hakim 21:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apakah yang dapat kita lakukan kepada orang-orang yang tinggal itu dalam hal mencarikan isteri, karena kitalah yang bersumpah demi TUHAN untuk tidak memberikan seorangpun dari anak-anak perempuan kita kepada mereka menjadi isterinya?"”Hakim-hakim 21:7 · TB
Terjemahan Baru
“Kita harus berbuat apa supaya orang Benyamin yang sisa ini bisa mempunyai istri, karena kita sudah bersumpah kepada TUHAN bahwa kita tidak akan mengizinkan anak-anak gadis kita menjadi istri orang Benyamin?"”Hakim-hakim 21:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dengan adanya sumpah janji kita kepada TUHAN untuk tidak menikahkan anak perempuan kita dengan mereka, bagaimana kita bisa menyediakan istri bagi orang-orang Benyamin yang tersisa?””Hakim-hakim 21:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“How shall we do for wives for them that remain, seeing we have sworn by the LORD that we will not give them of our daughters to wives?”Hakim-hakim 21:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 21:7?
Ayat ini menunjukkan dilema orang Israel: mereka sudah bersumpah untuk tidak memberi anak perempuan mereka kepada orang Benyamin, tetapi kasihan melihat suku Benyamin hampir punah. Mereka mencari cara untuk menyediakan istri bagi orang Benyamin tanpa melanggar sumpah, karena sumpah di hadapan TUHAN tidak bisa diabaikan.
Latar belakang
Kebuntuan setelah kemenangan
Israel menang atas Benyamin tetapi kemudian merasa kasihan karena satu suku hampir punah. Mereka bersumpah untuk tidak memberi anak perempuan mereka, sehingga mereka bingung bagaimana menyediakan istri bagi orang Benyamin yang tersisa.
Di mana
Betel
Di perkemahan, di hadapan Allah
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Orang Israel
Jemaat Israel, para tua-tua dan pemimpin suku
Kepada
Sesama orang Israel
Bangsa yang berkumpul di Mizpa-Betel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָשָׂה
'asah · menyediakan
melakukan, membuat
אִשָּׁה
'ishshah · istri
perempuan, istri
שָׁאַר
sha'ar · tinggal
sisa, yang tersisa
Kata 'asah menunjukkan tindakan proaktif; mereka harus 'membuat' solusi. Kata 'ishshah menekankan kebutuhan akan pasangan, dan sha'ar mengingatkan pada sisa yang perlu dipulihkan.
Tahukah kamu
Sumpah yang Mempersulit Situasi
Sumpah mereka di Mizpa sangat mengikat, sehingga mereka mencari celah untuk memenuhi kebutuhan tanpa melanggar sumpah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 21:7
Hakim-hakim 21:16
Pengulangan pertanyaan
“Para tua-tua umat itu berkata, 'Bagaimana kita akan menyediakan istri bagi orang-orang yang tertinggal itu?'”
Hakim-him 20:1
Sumpah di Mizpa
“Lalu keluarlah semua orang Israel, dari Dan sampai Bersyeba, dan dari tanah Gilead, berkumpullah jemaat itu di hadapan TUHAN di Mizpa.”
Ulangan 25:5
Menjaga garis keturunan
“Apabila dua orang laki-laki tinggal bersama-sama, dan yang seorang mati tanpa anak laki-laki, maka istri almarhum tidak boleh kawin dengan orang lain di luar keluarga suaminya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 21:7
✕ Sering dikira
Menganggap Israel tidak peduli sama sekali, padahal mereka mencari solusi.
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru menunjukkan kasihan dan berusaha memenuhi kebutuhan orang Benyamin.
✕ Sering dikira
Sumpah mereka tidak penting dan bisa dibatalkan sesuka hati.
✓ Yang sebenarnya
Sumpah sangat serius dan mereka merasa terikat, itulah sebabnya mereka mencari cara yang tidak melanggar.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 21:7
Kadang kita terjebak antara janji dan kasih. Israel belajar bahwa sumpah harus ditepati, tetapi kasih mendorong mencari solusi kreatif. Dalam hidup, kita bisa berdoa meminta hikmat untuk menyeimbangkan komitmen dan belas kasihan.
Tuhan, ajari aku untuk setia pada janji namun tetap peka pada kebutuhan sesama, dan berilah hikmat untuk mencari jalan keluar yang memuliakan-Mu. Amin.