Negosiasi di Gerbang Kota
Hakim-hakim 21:22
Kisah Benyamin dan Perayaan di Silo
“Ketika ayah atau saudara mereka yang laki-laki datang untuk menuntut kami, kami akan berkata kepada mereka, ‘Serahkanlah mereka dengan sukarela, sebab kami tidak menangkap istri-istri bagi orang Benyamin saat pertempuran. Namun, kamu tidak bersalah jika tidak memberikan anak-anak perempuan itu kepada mereka.”Hakim-hakim 21:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila ayah atau saudaranya laki-laki datang untuk menuntutnya kepada kami, maka kami akan berkata kepada mereka: Serahkanlah mereka itu kepada kami dengan rela hati, sebab dalam pertempuran kita tidak dapat menangkap seorang perempuan untuk menjadi isteri mereka masing-masing. Memang kamu ini tidak memberikan anak-anak gadis itu kepada mereka; sebab seandainya demikian, kamu bersalah." Hakim-hakim 21.23–25 124”Hakim-hakim 21:22 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau ayah atau saudaranya yang laki-laki datang dan menuntut dia, kalian dapat mengatakan, 'Kami mohon, biarkanlah mereka pada kami. Kami tidak merampas mereka dalam pertempuran. Dan karena kalian tidak memberikan mereka kepada kami, kalian tidak melanggar janji, jadi tidak bersalah.'"”Hakim-hakim 21:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalau ayah atau saudara mereka menuntut hal itu kepada kami, kami akan menjawab mereka, ‘Mohon maklumi dan kasihanilah orang-orang Benyamin itu, karena kita tidak mendapatkan cukup banyak istri untuk mereka waktu kita memusnahkan kota Yabes. Kalian tidak melanggar perjanjian kita kepada TUHAN, karena kalian bukan dengan sengaja memberikan anak-anak perempuanmu kepada mereka.’””Hakim-hakim 21:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it shall be, when their fathers or their brethren come unto us to complain, that we will say unto them, Be favourable unto them for our sakes: because we reserved not to each man his wife in the war: for ye did not give unto them at this time, that ye should be guilty.”Hakim-hakim 21:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 21:22?
Para tua-tua menjelaskan cara menenangkan keluarga gadis yang diculik: mereka akan berkata bahwa itu bukan karena perang, dan keluarga tidak bersalah karena tidak memberikan dengan sukarela.
Latar belakang
Cara Mendapatkan Istri
Para tua-tua Israel mengatur rencana agar orang Benyamin bisa menangkap istri dari gadis-gadis Silo yang menari. Mereka memberi instruksi dan bersiap menjawab protes keluarga gadis tersebut.
Di mana
Silo
Perayaan tahunan, di kebun anggur
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Para tua-tua Israel
Pemimpin suku-suku Israel, sedang bingung mencari solusi
Kepada
Orang Benyamin
Suku yang hampir punah, tinggal di bukit batu Rimon
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רִיב
riv · menuntut
bertengkar atau mengadu
נָתַן
natan · memberikan
memberi, menyerahkan
חֵן
chen · sukarela
kemurahan hati, kebaikan
Kata 'riv' menunjukkan konflik, 'natan' menunjukkan pemberian, dan 'chen' menunjukkan kemurahan—jadi ada ketegangan antara tuntutan dan pemberian dengan murah hati, yang akhirnya diselesaikan dengan cara yang tidak biasa.
Tahukah kamu
Menari di Kebun Anggur
Perayaan tahunan di Silo mungkin berkaitan dengan pesta panen anggur, dan tarian para gadis adalah bagian dari ritual kesuburan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 21:22
Hakim-hakim 21:1
Kontras sumpah
“Tidak seorang pun dari kita akan memberikan anak perempuannya kepada orang Benyamin.”
Hakim-hakim 21:18
Sumpah terkait
“Terkutuklah orang yang memberikan istri kepada orang Benyamin.”
1 Samuel 18:17
Pemberian istri
“Saul berkata, 'Inilah anakku perempuan yang sulung, Merab; dia akan kuberikan kepadamu menjadi isterimu.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 21:22
✕ Sering dikira
Menganggap para tua-tua berniat jahat atau tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Mereka berusaha memenuhi sumpah sambil memulihkan Benyamin, meski caranya keliru.
✕ Sering dikira
Mengira penculikan itu wajar dan tanpa dosa.
✓ Yang sebenarnya
Ini tindakan yang kontroversial dan tidak ideal, tetapi dicatat apa adanya.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 21:22
Komunikasi yang baik dan saling pengertian dapat meredakan konflik. Saat terjadi kesalahpahaman, berusaha menjelaskan dengan jujur dan mencari jalan tengah adalah bijaksana.
Ya Tuhan, ajari kami untuk berbicara dengan bijak dan membawa damai dalam setiap perselisihan. Amin.