Belas Kasihan Bangsa

Hakim-hakim 21:15

Pemulihan Benyamin

PerikopIstri untuk Orang Benyamin · Hakim-hakim 21:1-25 →
“Bangsa itu merasa kasihan terhadap orang Benyamin karena TUHAN membuat keretakan di antara suku-suku Israel.”

Hakim-hakim 21:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 21:15?

Bangsa Israel merasa kasihan kepada orang Benyamin karena Tuhan telah membuat keretakan di antara suku-suku Israel. Mereka menyadari bahwa dosa dan kekacauan telah membawa celah dalam persatuan bangsa, dan hati mereka tergerak untuk memulihkan.

Latar belakang

Belas Kasihan di Tengah Masalah

Bangsa Israel merasa kasihan terhadap Benyamin karena TUHAN telah membuat keretakan di antara suku-suku Israel. Kesadaran ini mendorong mereka mencari solusi, meski cara mereka mungkin tidak ideal.

Di mana

Silo

Perkumpulan di Silo

Kapan

~1050 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberian 400 istri
Penculikan di Silo
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Hakim-hakim

P

Kepada

Pembaca

Pembaca kitab

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָחַם

nacham · kasihan

berduka, menyesal, terhibur

פֶרֶץ

perets · keretakan

pelanggaran, celah, kerusakan

שֵׁבֶט

shevet · suku

tongkat, suku

Kemurahan hati Israel muncul dari 'nacham'—perasaan sedih yang membawa tindakan, tetapi 'perets' mengingatkan bahwa keutuhan umat telah rusak akibat dosa.

Tahukah kamu

Keretakan

Kata 'keretakan' (פֶרֶץ) juga bisa berarti 'pelanggaran' atau 'celah', menggambarkan kerusakan hubungan yang serius akibat perang saudara.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 21:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 21:15

✕  Sering dikira

Israel merasa kasihan hanya karena jumlah Benyamin yang sedikit.

✓  Yang sebenarnya

Mereka menyadari bahwa tindakan mereka menyebabkan satu suku hampir punah, dan itu bertentangan dengan kesatuan Israel.

✕  Sering dikira

TUHAN membuat keretakan berarti Dia penyebab kejahatan.

✓  Yang sebenarnya

Keretakan terjadi karena dosa manusia, tetapi Tuhan diakui berdaulat atas segala sesuatu, bahkan dalam konsekuensi.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 21:15

Melihat orang lain menderita akibat perpecahan seharusnya membangkitkan empati, bukan rasa puas. Jangan sampai kita diam saat melihat keretakan dalam keluarga atau komunitas, tetapi tergerak untuk menyembuhkan.

Bapa, ubahlah hati kami agar peka terhadap penderitaan saudara kami, dan jadikan kami pembawa damai. Amin.