Perintah Membunuh Penduduk Yabesh-Gilead
Hakim-hakim 21:10
Krisis dan Pemulihan Suku Benyamin
“Karena itu, umat itu mengirim dua belas ribu orang yang perkasa ke sana, dan memerintah mereka, katanya, “Pergilah, bunuhlah penduduk Yabesh-Gilead dengan mata pedang, termasuk perempuan dan anak-anak.”Hakim-hakim 21:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka perkumpulan itu menyuruh ke situ dua belas ribu orang dari orang-orang gagah perkasa dengan memerintahkan kepada mereka, demikian: "Pergilah, pukullah penduduk Yabesh-Gilead dengan mata pedang, juga perempuan-perempuan dan anak-anak.”Hakim-hakim 21:10 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh sebab itu, orang-orang yang berkumpul di Betel itu mengirim 12.000 orang yang paling berani di antara mereka untuk membunuh setiap orang di Yabes, termasuk wanita dan anak-anak.”Hakim-hakim 21:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka mereka mengutus dua belas ribu pasukan terbaik mereka untuk membunuh seluruh penduduk Yabes, baik laki-laki, anak-anak, maupun semua perempuan yang sudah menikah.”Hakim-hakim 21:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the congregation sent thither twelve thousand men of the valiantest, and commanded them, saying, Go and smite the inhabitants of Jabeshgilead with the edge of the sword, with the women and the children.”Hakim-hakim 21:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 21:10?
Umat Israel mengirim 12.000 prajurit untuk membunuh penduduk Yabesh-Gilead, termasuk perempuan dan anak-anak. Ini adalah tindakan keras yang dilakukan untuk mengambil gadis-gadis perawan sebagai istri bagi orang Benyamin, karena mereka tidak hadir dalam perkumpulan dan dianggap melanggar sumpah.
Latar belakang
Pembalasan terhadap Yabesh-Gilead
Umat Israel mendapati bahwa tidak ada seorang pun dari Yabesh-Gilead yang ikut dalam perkumpulan di Mizpa, sehingga mereka melanggar sumpah untuk menghadap TUHAN. Karena itu, umat mengirim 12.000 prajurit untuk membunuh seluruh penduduk kota, termasuk perempuan dan anak-anak, sebagai hukuman atas ketidakhadiran mereka.
Di mana
Yabesh-Gilead
Di wilayah Gilead, sebelah timur sungai Yordan
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Umat Israel
Kumpulan suku-suku Israel yang bersepakat, diwakili oleh tua-tua.
Kepada
Dua Belas Ribu Orang Perkasa
Prajurit pilihan yang dikirim untuk melaksanakan hukuman.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַכּוּ
hakku · bunuhlah
pukullah, hantamlah, bunuhlah
חֶרֶב
cherev · pedang
pedang, mata pedang
יֹשֵׁב
yoshev · penduduk
duduk, tinggal, penduduk
Kata-kata ini menekankan tindakan kekerasan yang total, namun 'penduduk' menunjukkan bahwa hukuman itu dijatuhkan kepada seluruh komunitas, bukan hanya individu.
Tahukah kamu
Yabesh-Gilead dan Saul
Kota ini kemudian dikenal karena penduduknya setia kepada Saul (1 Samuel 11), dan mereka mengambil dan menguburkan tulang-tulang Saul setelah kematiannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 21:10
Ulangan 13:15
hukuman kota
“Bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu.”
Hakim-hakim 21:11
perintah serupa
“Bunuhlah setiap laki-laki dan setiap perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki.”
1 Samuel 11:7
panggilan perang
“Lalu Saul memotong sepasang lembu dan mengirimkan potongan-potongannya ke seluruh daerah Israel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 21:10
✕ Sering dikira
Perintah ini membenarkan pembunuhan massal sebagai solusi konflik.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hukuman atas pelanggaran sumpah, tetapi tetap tragis dan menunjukkan kekacauan moral zaman itu.
✕ Sering dikira
Yabesh-Gilead dihukum karena tidak ikut berperang melawan Benyamin.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dihukum karena tidak hadir dalam perkumpulan di Mizpa, yang merupakan pelanggaran sumpah, bukan karena tidak ikut perang.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 21:10
Tindakan ini mengingatkan bahwa kemarahan dan keputusan yang terburu-buru bisa berakibat fatal. Israel mengambil tindakan ekstrem tanpa berpikir panjang, dan kita perlu belajar untuk tidak bertindak dalam emosi, tetapi dengan bijaksana dan penuh kasih.
Ya Bapa, jauhkan aku dari tindakan kasar dan penuh kemarahan. Berikan aku hati yang lembut dan penuh belas kasihan. Amin.