Melarikan diri ke padang belantara
Hakim-hakim 20:42
Perang Saudara Israel Melawan Benyamin
PerikopPerang Antara Israel dan Benyamin · Hakim-hakim 20:1-48 →“Mereka lari dari hadapan orang-orang Israel menuju ke arah padang belantara walaupun pertempuran tidak dapat dihindari di kota dan mereka dibinasakan di dalamnya.”Hakim-hakim 20:42 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi larilah mereka dari depan orang-orang Israel itu, ke arah padang gurun, tetapi pertempuran itu tidak dapat dihindari mereka, lalu orang-orang dari kota-kota menghabisi mereka di tengah-tengahnya.”Hakim-hakim 20:42 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, mereka lari dari orang-orang Israel menuju ke daerah padang gurun, tetapi mereka tidak dapat lolos. Mereka terkepung di antara pasukan inti Israel dan pasukan yang pada saat itu sedang datang dari jurusan kota. Orang Benyamin menderita kekalahan yang amat hebat.”Hakim-hakim 20:42 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka mereka berbalik dan kabur dari pasukan utama Israel. Mereka lari ke arah padang belantara. Tetapi orang Benyamin tidak berhasil lepas dari pertempuran itu. Pasukan Israel yang lain keluar dari Gibea dan menghabisi mereka di tengah jalan.”Hakim-hakim 20:42 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore they turned their backs before the men of Israel unto the way of the wilderness; but the battle overtook them; and them which came out of the cities they destroyed in the midst of them.”Hakim-hakim 20:42 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:42?
Ayat ini menggambarkan kekalahan total suku Benyamin. Mereka melarikan diri ke padang belantara, tetapi pertempuran tidak dapat dihindari dan mereka dibinasakan. Ini menunjukkan bahwa hukuman Tuhan atas dosa mereka sangat berat dan tidak dapat dielakkan.
Latar belakang
Kepanikan dan Kekalahan
Orang Benyamin menyadari malapetaka telah menimpa mereka, sehingga mereka melarikan diri ke padang belantara. Pertempuran tetap mengejar mereka, dan banyak yang tewas di kota.
Di mana
Padang belantara dekat Gibea
Di tengah pertempuran, menjelang kekalahan Benyamin
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Narator kisah sejarah Israel, menyampaikan hikmat
Kepada
Pembaca Kitab Hakim-hakim
Umat Israel dan semua orang yang membaca firman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֻסוּ
nusu · lari
Melarikan diri karena ketakutan atau bahaya.
מִדְבָּרָה
midbarah · padang belantara
Daerah gurun yang tidak berpenghuni.
הֻכָּה
hukkah · dibinasakan
Dipukul atau dikalahkan, sering berarti dibunuh.
Kombinasi kata-kata ini menggambarkan kepanikan dan kehancuran total: mereka melarikan diri, tetapi tidak ada tempat aman; bahkan di padang belantara, mereka tetap dikalahkan.
Tahukah kamu
Enam ratus orang selamat
Meskipun kalah telak, enam ratus orang Benyamin berhasil melarikan diri ke bukit batu Rimon dan tinggal di sana selama empat bulan (ayat 47).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:42
Yosua 8:20
Taktik pengepungan serupa
“Ketika orang Ai menoleh ke belakang, mereka melihat asap naik dari kota itu ke langit.”
Hakim-hakim 21:13
Kelanjutan kisah
“Lalu seluruh umat itu menyuruh orang kepada bani Benyamin yang tinggal di bukit batu Rimon.”
Mazmur 68:1
Musuh melarikan diri
“Allah bangkit, musuh-musuh-Nya tercerai-berai.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:42
✕ Sering dikira
Mengira padang belantara adalah tempat aman, tetapi kenyataannya mereka tetap dikejar.
✓ Yang sebenarnya
Padang belantara bukan tempat perlindungan; mereka tetap dikejar dan dibinasakan.
✕ Sering dikira
Mengira kekalahan Benyamin hanya karena keunggulan jumlah, padahal Tuhan yang menyerahkan mereka.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 35 menegaskan bahwa Tuhan yang memukul kalah Benyamin.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:42
Dosa memiliki konsekuensi yang serius. Meskipun Tuhan itu pengampun, tetapi keadilan-Nya juga nyata. Jangan bermain-main dengan dosa, karena akibatnya bisa sangat menyakitkan. Mari hidup dalam ketaatan untuk menghindari penyesalan.
Bapa, mampukanlah aku untuk hidup benar di hadapan-Mu dan menjauhi dosa, karena aku tahu bahwa dosa membawa kehancuran. Amin.