Hakim-hakim 20:39
“Ketika orang-orang Israel berbalik dari pertempuran itu, suku Benyamin mulai menyerang dan membunuh orang-orang Israel, kira-kira tiga puluh prajurit. Sebab, mereka berkata, “Pastilah mereka dikalahkan di depan kita seperti pada pertempuran pertama.””Hakim-hakim 20:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika orang-orang Israel mundur dalam pertempuran itu, maka suku Benyamin mulai menyerang orang Israel, sehingga terbunuh kira-kira tiga puluh orang, karena pikir mereka: "Tentulah orang-orang itu terpukul kalah sama sekali oleh kita seperti dalam pertempuran yang dahulu."”Hakim-hakim 20:39 · TB
Terjemahan Baru
“pasukan inti yang mundur harus berbalik dan menyerang musuh. Pada saat itu orang-orang Benyamin sudah membunuh 30 tentara Israel dan menyangka mereka telah mengalahkan orang-orang Israel lagi seperti semula.”Hakim-hakim 20:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“bahwa pasukan Israel utama harus berbalik menyerang. Waktu itu, pasukan Benyamin sudah mulai mengalahkan dan membunuh sekitar tiga puluh orang Israel. Mereka berseru, “Kita mengalahkan mereka seperti sebelumnya!””Hakim-hakim 20:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the men of Israel retired in the battle, Benjamin began to smite and kill of the men of Israel about thirty persons: for they said, Surely they are smitten down before us, as in the first battle.”Hakim-hakim 20:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:39?
Ayat ini menceritakan bahwa ketika tentara Israel berpura-pura mundur, suku Benyamin mengejar dan membunuh sekitar tiga puluh orang Israel. Mereka berpikir bahwa mereka menang seperti sebelumnya, tetapi sebenarnya itu adalah jebakan untuk menjauhkan mereka dari kota Gibea.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:39
Jangan mudah merasa menang sebelum benar-benar melihat hasil akhir. Kesombongan dapat membuat kita lengah dan jatuh. Tetaplah rendah hati dan waspada, karena kemenangan sejati hanya berasal dari Tuhan.
Tuhan, jauhkanlah aku dari kesombongan dan kecerobohan. Ingatkanlah aku untuk tetap waspada dan rendah hati dalam setiap langkahku. Amin.