Israel Kalah Lagi, Bertanya pada TUHAN
Hakim-hakim 20:22
Perang Saudara: Israel Melawan Benyamin
“Namun, orang-orang Israel memulihkan kekuatannya lagi dan mengatur kembali barisan di tempat yang sama pada hari sebelumnya.”Hakim-hakim 20:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi laskar orang Israel mengumpulkan segenap kekuatannya, lalu mengatur pula barisan perangnya di tempat mereka mengatur barisannya semula.”Hakim-hakim 20:22 · TB
Terjemahan Baru
“Karena kekalahan itu, pergilah umat Israel ke tempat ibadat lalu menangis kepada TUHAN di sana sampai malam. Mereka bertanya, "TUHAN, haruskah kami pergi lagi memerangi saudara-saudara kami orang-orang Benyamin itu?" TUHAN menjawab, "Ya, pergilah." Oleh karena itu angkatan perang Israel menjadi bersemangat lagi, sehingga mereka mengatur kembali pasukan mereka seperti hari pertama.”Hakim-hakim 20:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka bangsa Israel pergi ke Betel dan menangis di hadapan TUHAN sampai malam. Mereka bertanya kepada TUHAN, “Oh TUHAN, perlukah kami berperang lagi melawan suku Benyamin, saudara kami sendiri?” Jawab TUHAN, “Maju dan lawanlah mereka.” Maka mereka mengumpulkan semangat dan kembali membuat barisan perang di tempat yang sama seperti hari pertama.”Hakim-hakim 20:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the people the men of Israel encouraged themselves, and set their battle again in array in the place where they put themselves in array the first day.”Hakim-hakim 20:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:22?
Meskipun kalah, orang Israel memulihkan kekuatan dan mengatur kembali barisan di tempat yang sama seperti sebelumnya. Ini menunjukkan kegigihan mereka untuk tidak menyerah, meskipun telah menderita kekalahan besar.
Latar belakang
Bangkit dari Kekalahan
Setelah mengalami kekalahan telak di hari pertama, orang Israel tidak menyerah. Mereka memulihkan kekuatan dan mengatur kembali barisan perang di tempat yang sama, menunjukkan kegigihan dan tekad untuk melanjutkan pertempuran.
Di mana
Gibea
Medan perang dekat Gibea, setelah kekalahan pertama
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Narator lakonik, kemungkinan imam dari masa kemudian
Kepada
Pembaca Kitab Hakim-hakim
Umat Israel yang bergumul dengan kekacauan zaman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיֹּסִפוּ
wayyosifu · memulihkan
mereka menambahkan atau mengulangi, menunjukkan tindakan berulang
כֹחַ
khoach · kekuatannya
daya tahan, kekuatan fisik atau moral
וַיַּעַרְכוּ
vaya'arkhu · mengatur kembali
mereka menyusun barisan perang lagi, dari kata 'arakh' yang berarti mengatur
Kata-kata ini menekankan tindakan aktif Israel untuk bertahan dan mengatur ulang, bukan sekadar pasrah. Ini menunjukkan bahwa dalam pergumulan, kekuatan baru datang dari ketekunan dan persiapan ulang.
Tahukah kamu
Strategi Awal yang Gagal
Dalam pasal ini, Israel bertanya kepada TUHAN siapa yang maju pertama kali, dan TUHAN menjawab Yehuda. Namun, dua kali mereka kalah besar sebelum akhirnya menang. Ini mengajarkan bahwa kemenangan tidak selalu langsung, bahkan ketika Tuhan memerintahkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:22
✕ Sering dikira
Mengira Israel langsung menang karena bertanya pada TUHAN.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun TUHAN menyuruh maju, mereka tetap kalah dua kali—kemenangan bukan jaminan instan.
✕ Sering dikira
Menganggap kekalahan itu berarti TUHAN tidak menyertai.
✓ Yang sebenarnya
Kekalahan bisa menjadi bagian dari rencana TUHAN; Ia tetap memimpin meski jalannya tak langsung.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:22
Kegagalan bukanlah akhir. Kita bisa bangkit kembali dengan memulihkan semangat dan strategi. Jangan mudah menyerah dalam berbuat baik, sekalipun menghadapi rintangan.
Ya Allah, berikan kami ketekunan dan semangat pantang menyerah untuk terus berjuang, apapun yang terjadi. Amin.