Generasi yang Berontak
Hakim-hakim 2:19
Siklus Kemurtadan dan Belas Kasih
“Akan tetapi, ketika hakim itu mati, mereka berbalik berbuat lebih jahat dari nenek moyang mereka, dengan berjalan mengikuti ilah lain, melayani mereka, dan sujud menyembah kepadanya. Mereka tidak berhenti dari perbuatan dan tingkah lakunya yang keras kepala itu.”Hakim-hakim 2:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi apabila hakim itu mati, kembalilah mereka berlaku jahat, lebih jahat dari nenek moyang mereka, dengan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya; dalam hal apapun mereka tidak berhenti dengan perbuatan dan kelakuan mereka yang tegar itu.”Hakim-hakim 2:19 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi apabila pemimpin itu sudah meninggal, bangsa itu berkelakuan lebih buruk dari angkatan yang sebelumnya. Mereka mengabdi kepada ilah-ilah lain dan menyembah ilah-ilah itu. Mereka kembali kepada kebiasaan-kebiasaan mereka yang jahat dan tidak mau mengubah kelakuan mereka.”Hakim-hakim 2:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi sesudah hakim itu meninggal, umat Israel kembali berbuat jahat, bahkan lebih jahat daripada generasi sebelumnya. Mereka menyembah dan mengabdi kepada dewa-dewa. Bangsa itu memang keras kepala dan tidak mau meninggalkan perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.”Hakim-hakim 2:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, when the judge was dead, that they returned, and corrupted themselves more than their fathers, in following other gods to serve them, and to bow down unto them; they ceased not from their own doings, nor from their stubborn way.”Hakim-hakim 2:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 2:19?
Ayat ini menunjukkan pola dosa yang berulang: setiap kali hakim mati, bangsa Israel kembali berbuat lebih jahat dari generasi sebelumnya. Mereka mengikuti ilah lain dan menyembahnya, tidak berhenti dari perbuatan dan sikap keras kepala mereka. Ini menggambarkan kecenderungan manusia untuk jatuh ke dalam dosa ketika tidak ada pemimpin yang saleh.
Latar belakang
Kemurtadan Berulang
Setiap kali hakim mati, orang Israel kembali berbuat jahat, bahkan lebih buruk dari generasi sebelumnya. Mereka menyembah ilah lain dan tidak berhenti dari kelakuan keras kepala.
Di mana
Tanah Kanaan
Wilayah perbukitan Efraim
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Hakim-hakim
Sejarawan yang menyusun kisah siklik Israel
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang bergumul dengan kesetiaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּב
shuv · berbalik
berbalik, kembali
שָׁחַת
shachat · lebih jahat
merusak, menghancurkan
קָשָׁה
qashah · keras kepala
keras, tegar
Kata 'shuv' (berbalik) menunjukkan tindakan berulang, tetapi hasilnya semakin parah; ini bukan sekadar jatuh, tetapi pembusukan yang terus berlanjut.
Tahukah kamu
Keras Kepala
Frasa 'keras kepala' dalam bahasa Ibrani berarti 'leher kaku', gambaran ternak yang menolak dipimpin.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 2:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 2:19
✕ Sering dikira
Menganggap Israel tidak pernah sungguh-sungguh bertobat, hanya munafik.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mungkin bertobat saat tertekan, tetapi tidak berakar; nyaman membuat mereka kembali.
✕ Sering dikira
Membaca 'lebih jahat' sebagai perbandingan dengan nenek moyang secara literal padahal itu sarkasme.
✓ Yang sebenarnya
Bisa jadi sindiran bahwa yang baru tidak lebih baik, malah makin parah.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 2:19
Pola ini mengingatkan kita bahwa iman tidak bisa diwariskan secara otomatis; setiap generasi harus memilih sendiri untuk mengikuti Tuhan. Jangan menunggu pemimpin rohani untuk menjaga iman Anda, tetapi ambillah tanggung jawab pribadi untuk bertumbuh dan taat kepada Tuhan setiap hari.
Tuhan, tolong saya untuk tidak mengulangi siklus dosa ini; berikan saya hati yang teguh untuk tetap setia kepada-Mu, bukan hanya saat ada pemimpin yang baik, Amin.