Sarapan terakhir sebelum berangkat

Hakim-hakim 19:8

Kisah Tragis di Gibea

PerikopOrang Lewi dan Hamba Perempuannya · Hakim-hakim 19:1-30 →
“Pada hari yang kelima, dia bangun pagi-pagi untuk pergi, tetapi ayah perempuan itu berkata, “Segarkanlah dirimu dan tinggallah sampai menjelang sore.” Lalu, mereka berdua makan.”

Hakim-hakim 19:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 19:8?

Pada hari kelima, ayah perempuan itu kembali meminta orang Lewi itu untuk tinggal sampai sore, dan mereka makan bersama. Ini menunjukkan keramahtamahan yang terus-menerus, tetapi juga memperlambat perjalanan mereka.

Latar belakang

Tinggal sampai sore

Pada hari kelima, mertua kembali mendesak mereka untuk tinggal sampai sore. Mereka makan bersama, dan baru setelah itu orang Lewi memutuskan untuk pergi.

Di mana

Betlehem-Yehuda

Di rumah ayah gundik, pagi hari

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Malam kelima
Pergi menuju Gibea
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mertua laki-laki

Ayah gundik, seorang tua di Betlehem-Yehuda

O

Kepada

Orang Lewi

Suami dari gundik, berasal dari pegunungan Efraim

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָלִין

yalin · tinggallah

bermalam, tinggal

סָעָד

sa'ad · segar

memperkuat, menyegarkan dengan makanan

עָרַב

erev · sore

petang, sore

Tiga kata ini menunjukkan suasana makan yang santai, tetapi 'erev' (sore) adalah tanda waktu yang justru membuat mereka terlambat.

Tahukah kamu

Hari kelima dalam pola

Angka lima sering muncul dalam peristiwa ini, menandakan kelambatan yang disengaja yang membuat perjalanan mereka berbahaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:8

✕  Sering dikira

Mengira mertua itu usil atau pelit

✓  Yang sebenarnya

Dia bertindak sesuai kebiasaan tamu, tetapi ini berakibat buruk.

✕  Sering dikira

Mengira 'tinggallah' berarti mereka malas

✓  Yang sebenarnya

Mereka sebenarnya ingin pergi, tetapi terjebak dalam tata krama.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 19:8

Keramahan memang baik, tetapi kadang bisa menghalangi kita dari prioritas. Sadari jika ada orang yang terus menahan kita dari tujuan utama, dan belajarlah untuk menolak dengan sopan.

Ya Tuhan, ajari aku untuk menghargai waktu dan tetap fokus pada panggilan-Mu, tanpa mengabaikan kasih kepada sesama. Amin.