Hakim-hakim 19:8
“Pada hari yang kelima, dia bangun pagi-pagi untuk pergi, tetapi ayah perempuan itu berkata, “Segarkanlah dirimu dan tinggallah sampai menjelang sore.” Lalu, mereka berdua makan.”Hakim-hakim 19:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada hari yang kelima, ketika ia bangun pagi-pagi untuk pergi, berkatalah ayah perempuan muda itu: "Mari, segarkanlah dirimu dahulu, dan tinggallah sebentar lagi, sampai Hakim-hakim 19.9–12 105 matahari surut." Lalu makanlah mereka keduanya.”Hakim-hakim 19:8 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari kelima, pagi-pagi sekali, ketika ia hendak berangkat, ayah wanita itu berkata lagi, "Ayo, makanlah dulu; sebentar baru berangkat." Maka mereka berdua makan bersama dan berlambat-lambat sampai matahari mulai terbenam.”Hakim-hakim 19:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari kelima, dia bangun pagi-pagi untuk berangkat. Mertuanya kembali berkata, “Makanlah dulu sedikit supaya ada tenaga. Tunggulah hingga sore, baru berangkat.” Jadi mereka berdua pun makan bersama-sama lagi.”Hakim-hakim 19:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he arose early in the morning on the fifth day to depart: and the damsel’s father said, Comfort thine heart, I pray thee. And they tarried until afternoon, and they did eat both of them.”Hakim-hakim 19:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 19:8?
Pada hari kelima, ayah perempuan itu kembali meminta orang Lewi itu untuk tinggal sampai sore, dan mereka makan bersama. Ini menunjukkan keramahtamahan yang terus-menerus, tetapi juga memperlambat perjalanan mereka.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 19:8
Keramahan memang baik, tetapi kadang bisa menghalangi kita dari prioritas. Sadari jika ada orang yang terus menahan kita dari tujuan utama, dan belajarlah untuk menolak dengan sopan.
Ya Tuhan, ajari aku untuk menghargai waktu dan tetap fokus pada panggilan-Mu, tanpa mengabaikan kasih kepada sesama. Amin.