Kembali dan Penunaian Nazar
Hakim-hakim 11:39
Nazar Yefta dan Pengorbanan
“Lalu, sesudah dua bulan, dia kembali kepada ayahnya. Ayahnya memperlakukan anaknya sesuai dengan janji yang telah dibuatnya. Dia tidak pernah mengenal laki-laki. Kemudian, menjadi suatu adat di Israel,”Hakim-hakim 11:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah lewat kedua bulan itu, kembalilah ia kepada ayahnya, dan ayahnya melakukan kepadanya apa yang telah dinazarkannya itu; jadi gadis itu tidak pernah kenal laki-laki. Dan telah menjadi adat di Israel, Hakim-hakim 11.40–12.4 70”Hakim-hakim 11:39 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah lewat dua bulan, ia kembali kepada ayahnya, lalu ayahnya melakukan apa yang telah dijanjikannya kepada TUHAN. Maka meninggallah gadis itu semasa masih perawan. Itulah asal mulanya mengapa di kalangan orang Israel, biasanya”Hakim-hakim 11:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dua bulan kemudian, dia kembali kepada ayahnya. Lalu Yefta menepati sumpahnya. Gadis itu meninggal sebagai perawan. Inilah asal usul salah satu adat di Israel”Hakim-hakim 11:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass at the end of two months, that she returned unto her father, who did with her according to his vow which he had vowed: and she knew no man. And it was a custom in Israel,”Hakim-hakim 11:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 11:39?
Setelah dua bulan, anak Yefta kembali dan Yefta menepati nazarnya, sehingga anaknya tidak menikah. Ayat ini mencatat bagaimana peristiwa ini menjadi adat bagi perempuan Israel untuk meratapi anak perempuan Yefta setiap tahun.
Latar belakang
Nazar Ditepati, Tradisi Lahir
Setelah dua bulan, anak Yefta kembali, dan ia menepati nazarnya; ia tetap perawan selamanya. Kejadian ini menjadi peringatan yang diabadikan melalui kebiasaan tahunan para perempuan Israel meratapinya selama empat hari.
Di mana
Mizpa, Gilead
Kembali dari pegunungan, di rumah Yefta
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis kitab Hakim-hakim
Penyusun sejarah Israel, menekankan akibat dari tindakan bodoh.
Kepada
Orang Israel
Bangsa yang perlu belajar dari masa lalu.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּעַשׂ
vaya'as · memperlakukan
melakukan, bertindak, melaksanakan
נִדְרוֹ
nidro · nazar
janji suci, ikrar kepada Allah
חֹק
chok · adat
ketetapan, kebiasaan yang mengikat
Kata 'memperlakukan' menandakan tindakan nyata, bukan sekadar ucapan. 'Nazar' adalah ikatan yang tak bisa ditarik, dan 'adat' lahir dari tragedi ini. Tiga kata ini merangkum pergumulan antara ketaatan dan akibatnya.
Tahukah kamu
Korban Manusia?
Teks tidak secara eksplisit mengatakan ia dibunuh, hanya 'memperlakukan sesuai nazar'. Banyak ahli berdebat apakah ini korban bakaran langsung atau pengabdian sebagai perawan seumur hidup di kemah suci. Ini salah satu ayat paling kontroversial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:39
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:39
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa kita boleh mengorbankan orang lain untuk nazar.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tidak menghendaki korban manusia (lih. Im 18:21); ini adalah kisah peringatan tentang bahaya nazar yang ceroboh, bukan teladan.
✕ Sering dikira
Yefta tidak punya pilihan, harus menepati nazar konyol itu.
✓ Yang sebenarnya
Hukum Taurat sebenarnya punya koridor untuk menebus nazar (Im 27:1-8), sehingga kasus ini menyoroti kebodohan dan kelalaian Yefta.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 11:39
Memenuhi janji adalah hal yang penting, tetapi kita juga harus bijak dalam membuat janji. Kisah ini mengingatkan bahwa konsekuensi dari sebuah janji bisa sangat berat; mari belajar untuk berkomitmen dengan hati-hati dan bertanggung jawab.
Ya Tuhan, ajari aku untuk setia pada janji, tetapi juga berhikmat dalam mengucapkannya, serta peka terhadap dampaknya bagi orang lain. Amin.