Puncak Silsilah: Harun

Ezra 7:5

Ezra, Ahli Taurat yang Dikasihi Raja

anak Abisua, anak Pinehas, anak Eleazar, anak Harun, Imam Agung.

Ezra 7:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 7:5?

Silsilah Ezra sampai kepada Harun, imam agung dan kakak Musa. Ini menggarisbawahi bahwa Ezra adalah keturunan langsung dari keluarga imam yang sah, sehingga ia layak menjadi pengajar hukum Taurat.

Latar belakang

Sampai pada Harun

Ayat ini mengakhiri silsilah Ezra dengan menyebut Harun, imam besar pertama. Ini menghubungkan Ezra dengan garis imamat tertua dan paling otoritatif.

Di mana

Babel

Dalam catatan sejarah, kemungkinan di rumah Ezra di Babel

Kapan

~458 SM

Pemulihan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Silsilah Ezra
Kedatangan Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Ezra

Sejarawan dan imam, mencatat pemulihan Israel

P

Kepada

Pembaca Kitab Ezra

Komunitas Yahudi pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַהֲרֹן

Aharon · Harun

Saudara Musa, imam besar pertama

אֶלְעָזָר

El'azar · Eleazar

Anak Harun yang menggantikannya sebagai imam besar

כֹּהֵן הָרֹאשׁ

kohen harosh · Imam Agung

Jabatan tertinggi dalam imamat

Ketiga kata ini menekankan kesinambungan otoritas imam dari Harun hingga Ezra, menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui garis keturunan yang setia.

Tahukah kamu

Harun, Kakak Musa

Harun bukan hanya imam besar pertama, tetapi juga juru bicara Musa di hadapan Firaun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 7:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 7:5

✕  Sering dikira

Silsilah ini hanya daftar nama tanpa makna.

✓  Yang sebenarnya

Silsilah ini menegaskan hak Ezra untuk mengajar Hukum Taurat dan memimpin ibadah.

✕  Sering dikira

Harun adalah imam yang sempurna.

✓  Yang sebenarnya

Harun pernah gagal (anak lembu emas), tetapi Allah tetap memilihnya sebagai imam.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 7:5

Kita tidak bisa memilih keluarga, tetapi kita bisa memilih untuk mengikuti jejak iman mereka yang telah berjalan benar. Ezra memilih untuk setia, dan kita pun bisa memilih untuk hidup kudus.

Tuhan, bantu aku untuk menghidupi iman seperti nenek moyang dalam iman, agar hidupku berkenan kepada-Mu. Amin.