Silsilah Ezra hingga Harun

Ezra 7:4

Ezra, Ahli Taurat yang Dikasihi Raja

anak Zerahya, anak Uzi, anak Buki,

Ezra 7:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 7:4?

Ayat ini masih dalam silsilah Ezra, yang berlanjut hingga ke imam-imam besar. Ini menegaskan bahwa Ezra adalah imam yang sah dan memiliki otoritas untuk mengajar hukum Taurat.

Latar belakang

Menguak Silsilah Ezra

Ayat ini melanjutkan silsilah Ezra dari Seraya hingga Harun, imam pertama. Ini menegaskan otoritas imam Ezra, karena ia berasal dari garis keturunan imam yang sah.

Di mana

Babel

Dalam catatan sejarah, kemungkinan di rumah Ezra di Babel

Kapan

~458 SM

Pemulihan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keputusan Artahsasta
Perjalanan ke Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Ezra

Sejarawan dan imam, mencatat pemulihan Israel

P

Kepada

Pembaca Kitab Ezra

Komunitas Yahudi pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶלְעָזָר

El'azar · Eleazar

Allah telah menolong

אַהֲרֹן

Aharon · Harun

Saudara Musa, imam besar pertama

כֹּהֵן הָרֹאשׁ

kohen harosh · Imam Agung

Imam kepala, pemimpin ibadah

Nama-nama dalam silsilah ini bukan sekadar daftar, tetapi mengingatkan bahwa Allah setia memelihara garis imamat, dan setiap nama punya makna yang menegaskan karya Allah.

Tahukah kamu

Garis Panjang

Silsilah ini mencakup 16 generasi dari Harun hingga Ezra, menunjukkan pentingnya garis keturunan bagi jabatan imam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 7:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 7:4

✕  Sering dikira

Silsilah ini tidak penting dan hanya membuang waktu.

✓  Yang sebenarnya

Silsilah ini menegaskan keabsahan Ezra sebagai imam dan ahli Taurat, penting untuk otoritas ajarannya.

✕  Sering dikira

Semua nama dalam silsilah ini adalah tokoh terkenal.

✓  Yang sebenarnya

Beberapa nama mungkin tidak dikenal, tetapi setiap generasi berperan dalam memelihara imamat.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 7:4

Kesetiaan Tuhan yang terus berlanjut dari generasi ke generasi adalah alasan untuk berharap. Ketika kita setia pada panggilan kita, kita turut menjadi bagian dari rencana Tuhan yang kekal.

Bapa, terima kasih untuk kesetiaan-Mu yang tidak pernah berubah; tolong aku untuk setia dalam panggilanku. Amin.