Nama-nama pelayan lainnya

Ezra 2:51

Kembali dan Daftar Nama

PerikopDaftar Tawanan yang Kembali · Ezra 2:1-70 →
“keturunan Bakbuk, keturunan Hakufa, keturunan Harhur,”

Ezra 2:51 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 2:51?

Bagian dari daftar pelayan Bait Allah yang kembali. Nama Bakbuk, Hakufa, dan Harhur termasuk dalam kelompok yang melayani di tempat kudus.

Latar belakang

Makin Panjang Daftar Pelayan

Ayat ini melanjutkan daftar para pelayan Bait Allah dengan menyebut Bakbuk, Hakufa, dan Harhur. Mereka semua kembali ke Yerusalem untuk melayani di rumah Allah.

Di mana

Yerusalem

Lanjutan daftar resmi

Kapan

~538 SM

Pemulihan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keputusan Koresy
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Ezra

Imam dan ahli Taurat, pemimpin spiritual

O

Kepada

Orang-orang Yahudi yang kembali

Para pembaca kitab, umat Israel pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בַּקְבּוּק

Bakbuk · Bakbuk

botol atau kendi (nama diri)

חֲקוּפָא

Hakufa · Hakufa

bengkok atau tunduk (nama diri)

חַרְחוּר

Harhur · Harhur

peradangan atau demam (nama diri)

Nama-nama seperti 'Bakbuk' (botol) dan 'Harhur' (demam) mungkin terdengar aneh, tapi ini mengingatkan bahwa Allah memanggil orang-orang biasa dengan segala keunikan mereka untuk melayani-Nya.

Tahukah kamu

Nama yang Lucu

Nama 'Bakbuk' terdengar seperti botol dalam bahasa Ibrani. Ini menunjukkan bahwa nama-nama Ibrani bisa memiliki arti sederhana atau bahkan humor.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 2:51

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 2:51

✕  Sering dikira

Menganggap nama-nama ini tidak penting karena tidak ada makna rohani.

✓  Yang sebenarnya

Setiap nama diingat Allah, menunjukkan bahwa pelayanan kecil pun dihargai.

✕  Sering dikira

Mengira para pelayan ini adalah orang asing yang tidak termasuk umat Allah.

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah bagian dari jemaat yang kembali dan dipulihkan.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 2:51

Nama-nama yang tidak familiar ini mengingatkan kita bahwa Tuhan mengenal setiap orang secara pribadi. Kita tidak perlu terkenal; yang penting setia di hadapan-Nya.

Tuhan, terima kasih Engkau mengenal kami pribadi. Tolong kami setia dalam panggilan kami. Amin.