Ezra menangis di pelataran Bait Allah

Ezra 10:1

Pertobatan dan Pemurnian Umat

PerikopOrang Israel Mengakui Dosa Mereka · Ezra 10:1-17 →
“Sementara Ezra berdoa dan membuat pengakuan, serta menangis dan menjatuhkan dirinya sendiri di depan Bait Allah, orang Israel berkumpul kepadanya dalam jumlah yang sangat besar, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak. Mereka menangis dengan suara keras.”

Ezra 10:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 10:1?

Ezra berdoa, mengakui dosa, menangis, dan sujud di rumah TUHAN. Orang Israel berkumpul dalam jumlah besar, pria, wanita, dan anak-anak, dan mereka pun menangis dengan keras. Ini menunjukkan kesedihan yang mendalam dan pertobatan kolektif atas dosa bangsa.

Latar belakang

Ezra menangis, umat berkumpul

Ezra telah berdoa dan mengaku dosa, menangis di depan Bait Allah. Orang-orang dari segala lapisan masyarakat berkumpul di sekelilingnya, dan mereka ikut menangis dengan keras.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Allah, saat hujan

Kapan

~457 SM

Pemulihan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ezra datang ke Yerusalem
Usulan untuk bercerai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis kitab Ezra

Sejarawan dan imam, mencatat pemulihan umat

P

Kepada

Pembaca kitab Ezra

Umat Israel pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָהַל

qahal · berkumpul

berhimpun sebagai suatu jemaat atau kumpulan.

בָּכָה

bakah · menangis

menangis dengan suara keras, meratap.

רַב

rav · besar

banyak, hebat, berlimpah.

Ketiga kata ini menunjukkan reaksi berjamaah yang sungguh-sungguh: mereka berkumpul secara teratur dan bersama-sama meratap, menunjukkan pertobatan yang serius dan kolektif, bukan hanya pribadi.

Tahukah kamu

Bait Allah yang kecil

Bait Allah yang dibangun setelah pembuangan (Bait Suci kedua) lebih kecil dan kurang megah daripada Bait Suci Salomo, namun tetap menjadi pusat ibadah umat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 10:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 10:1

✕  Sering dikira

Menangis di sini menunjukkan keputusasaan tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Menangis adalah tanda pertobatan dan kesedihan karena dosa, namun ada harapan di ayat berikutnya.

✕  Sering dikira

Orang-orang yang berkumpul hanya laki-laki.

✓  Yang sebenarnya

Teks menyebut laki-laki, perempuan, dan anak-anak, menunjukkan seluruh bangsa.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 10:1

Pertobatan sejati sering kali dimulai dari satu orang yang rendah hati di hadapan Tuhan. Saat kita sungguh menyesali dosa, hal itu dapat menggerakkan orang lain untuk ikut bertobat. Jangan takut untuk menangis di hadapan Tuhan; Dia menghargai hati yang hancur.

Tuhan, ajari kami untuk sungguh-sungguh menyesali dosa dan membawa orang lain dalam pertobatan, seperti Ezra. Amin.