Ezra 10:1
“Sementara Ezra berdoa dan membuat pengakuan, serta menangis dan menjatuhkan dirinya sendiri di depan Bait Allah, orang Israel berkumpul kepadanya dalam jumlah yang sangat besar, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak. Mereka menangis dengan suara keras.”Ezra 10:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sementara Ezra berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis Ezra 10.2–5 44 dengan bersujud di depan rumah Allah, berhimpunlah kepadanya jemaah orang Israel yang sangat besar jumlahnya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Orang-orang itu menangis keras-keras.”Ezra 10:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sementara Ezra berdoa sambil menangis dan mengaku dosa di depan Rumah TUHAN, banyak sekali orang Israel datang berkumpul, baik laki-laki, maupun wanita dan anak-anak. Mereka mengelilinginya sambil menangis keras-keras.”Ezra 10:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara saya sedang berdoa mengakui dosa bangsa Israel sambil menangis dan bersujud di depan rumah Allah, banyak dari rakyat, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak, berkumpul mengelilingi saya sambil meratap.”Ezra 10:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now when Ezra had prayed, and when he had confessed, weeping and casting himself down before the house of God, there assembled unto him out of Israel a very great congregation of men and women and children: for the people wept very sore.”Ezra 10:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 10:1?
Ezra berdoa, mengakui dosa, menangis, dan sujud di rumah TUHAN. Orang Israel berkumpul dalam jumlah besar, pria, wanita, dan anak-anak, dan mereka pun menangis dengan keras. Ini menunjukkan kesedihan yang mendalam dan pertobatan kolektif atas dosa bangsa.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 10:1
Pertobatan sejati sering kali dimulai dari satu orang yang rendah hati di hadapan Tuhan. Saat kita sungguh menyesali dosa, hal itu dapat menggerakkan orang lain untuk ikut bertobat. Jangan takut untuk menangis di hadapan Tuhan; Dia menghargai hati yang hancur.
Tuhan, ajari kami untuk sungguh-sungguh menyesali dosa dan membawa orang lain dalam pertobatan, seperti Ezra. Amin.