Ezra 10:2
“Kemudian, Sekhanya, anak Yehiel, keturunan Elam, berkata kepada Ezra, “Kami telah berbuat tidak setia kepada Allah kita dan mengawini perempuan asing bangsa-bangsa negeri ini. Namun sekarang, masih ada harapan untuk Israel mengenai hal ini.”Ezra 10:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka berbicaralah Sekhanya bin Yehiel, dari bani Elam, katanya kepada Ezra: "Kami telah melakukan perbuatan tidak setia terhadap Allah kita, oleh karena kami telah memperisteri perempuan asing dari antara penduduk negeri. Namun demikian sekarang juga masih ada harapan bagi Israel.”Ezra 10:2 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Sekhanya anak Yehiel dari kaum Elam, berkata kepada Ezra, "Kami berdosa kepada TUHAN karena telah mengawini bangsa asing. Meskipun demikian masih ada harapan bagi Israel.”Ezra 10:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu seseorang di antara mereka yang bernama Sekanya, anak Yehiel dari keturunan Elam, berkata kepada saya, “Kami sudah melanggar perintah Allah kita dengan melakukan kawin campur dengan anak-anak perempuan bangsa lain. Namun, masih ada harapan bahwa situasi ini dapat diatasi dan Allah bisa mengampuni kita.”Ezra 10:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Shechaniah the son of Jehiel, one of the sons of Elam, answered and said unto Ezra, We have trespassed against our God, and have taken strange wives of the people of the land: yet now there is hope in Israel concerning this thing.”Ezra 10:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 10:2?
Sekhanya, seorang pemimpin, mengakui bahwa bangsa Israel telah tidak setia kepada Allah dengan menikahi perempuan asing. Namun, dia menegaskan bahwa masih ada harapan untuk Israel dalam hal ini, menunjukkan bahwa pengakuan dosa membuka jalan untuk pemulihan.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 10:2
Pengakuan dosa bukan akhir dari segalanya; selalu ada harapan jika kita mau bertobat. Jangan biarkan rasa malu atau putus asa menghalangi kita untuk mengakui kesalahan dan mencari pemulihan dari Tuhan.
Ya Allah, beri kami keberanian untuk mengakui dosa kami dan percaya bahwa selalu ada harapan dalam Engkau. Amin.