Daniel berdoa dengan jendela terbuka
Daniel 6:10
Daniel di gua singa
PerikopGua Singa · Daniel 6:1-28 →“(6-11) Ketika Daniel mengetahui bahwa surat perintah itu telah ditandatangani, dia masuk ke rumahnya, yang jendela-jendela dalam kamar atasnya terbuka ke arah Yerusalem. Tiga kali sehari dia berlutut, berdoa, dan mengucap syukur kepada Allahnya seperti yang biasa dia lakukan sebelumnya.”Daniel 6:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(6-11) Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.”Daniel 6:10 · TB
Terjemahan Baru
“(6-11) Ketika Daniel mendengar tentang hal itu, pulanglah ia ke rumahnya. Kamarnya yang di tingkat atas mempunyai jendela-jendela yang menghadap ke arah Yerusalem. Dan seperti biasanya, ia berdoa kepada Allahnya dan memuji-Nya tiga kali sehari dengan berlutut di depan jendela-jendela yang terbuka itu.”Daniel 6:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now when Daniel knew that the writing was signed, he went into his house; and his windows being open in his chamber toward Jerusalem, he kneeled upon his knees three times a day, and prayed, and gave thanks before his God, as he did aforetime.”Daniel 6:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 6:10?
Meskipun tahu larangan itu telah ditandatangani, Daniel tetap setia berdoa kepada Allah tiga kali sehari, dengan jendela terbuka ke arah Yerusalem, seperti kebiasaannya.
Latar belakang
Daniel tetap berdoa meski ada larangan
Daniel tahu raja telah menandatangani perintah yang melarang doa kepada siapa pun selain raja. Namun, dia tetap melakukan kebiasaannya: masuk ke rumah, di kamar atas dengan jendela terbuka ke arah Yerusalem, lalu berlutut, berdoa, dan mengucap syukur kepada Allah, tiga kali sehari.
Di mana
Babilonia (kota)
Rumah Daniel, kamar atas, dekat jendela menghadap Yerusalem
Kapan
~539 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Kitab Daniel
Narator kisah, mungkin tokoh yang menulis dari sudut pandang orang ketiga.
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang ingin mengenal karya Allah di tengah pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרַךְ
barakh · berlutut
Berlutut sebagai sikap penghormatan dan doa.
צְלוֹת
tselot · berdoa
Permohonan atau doa kepada Allah.
יְדָה
yedah · mengucap syukur
Mengakui dan memuji kebaikan Allah.
Ketiga kata ini bersama-sama menunjukkan bahwa doa Daniel bukan sekadar ritual, melainkan ungkapan iman yang berani dan penuh syukur di hadapan Allah, meskipun ada ancaman.
Tahukah kamu
Jendela terbuka, bukan tersembunyi
Jendela kamar atas Daniel sengaja terbuka ke arah Yerusalem, dan dia tidak berdoa sembunyi-sembunyi. Ini menunjukkan imannya yang tidak takut manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 6:10
Mazmur 55:17
Kebiasaan doa tiga kali
“Petang, pagi, dan tengah hari aku berdoa dan berseru nyaring, dan Ia mendengar suaraku.”
Daniel 1:8
Keteguhan hati
“Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja.”
Filipi 4:6
Doa dengan syukur
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 6:10
✕ Sering dikira
Daniel berdoa untuk melanggar hukum, padahal dia tidak menghormati raja.
✓ Yang sebenarnya
Daniel tidak bermaksud memberontak; dia tetap setia kepada Allah, tapi juga setia kepada raja selama tidak bertentangan.
✕ Sering dikira
Doa Daniel ditujukan ke Yerusalem karena dia menyembah kota itu.
✓ Yang sebenarnya
Menghadap ke Yerusalem adalah simbol pengharapan pada janji Allah, bukan penyembahan berhala.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 6:10
Ketaatan kita kepada Allah tidak tergantung pada keadaan atau peraturan manusia. Kita dipanggil untuk tetap konsisten dalam penyembahan, bahkan ketika risiko dan tekanan datang.
Bapa, berikanlah kami keteguhan hati untuk tetap berdoa dan menyembah-Mu dalam situasi apa pun, Amin.