Nyanyian Pujian Nebukadnezar
Daniel 3:28
Allah yang Menyelamatkan dari Api
PerikopBerhala Emas dan Perapian yang Menyala · Daniel 3:1-30 →“Raja Nebukadnezar pun menanggapi dan berkata: “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh, dan Abednego! Dia telah mengirimkan malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya yang menaruh percaya kepada-Nya dengan melanggar titah raja serta menyerahkan tubuhnya sehingga mereka tidak memuja ilah lain, kecuali Allah mereka sendiri.”Daniel 3:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba- hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah manapun kecuali Allah mereka.”Daniel 3:28 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu berkatalah raja, "Pujilah Allah yang disembah Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Dia telah mengutus malaikat-Nya untuk menyelamatkan ketiga hamba-Nya yang percaya kepada-Nya. Mereka telah melanggar perintahku dan lebih suka mati daripada menyembah atau memuja dewa mana pun kecuali Allah mereka sendiri.”Daniel 3:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Nebuchadnezzar spake, and said, Blessed be the God of Shadrach, Meshach, and Abednego, who hath sent his angel, and delivered his servants that trusted in him, and have changed the king’s word, and yielded their bodies, that they might not serve nor worship any god, except their own God.”Daniel 3:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 3:28?
Nebukadnezar memuji Allah mereka karena telah menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang setia, yang lebih memilih taat kepada Allah daripada takut pada raja. Ini menunjukkan kuasa Allah yang diakui oleh seorang raja kafir.
Latar belakang
Pujian dari Mulut Raja
Setelah melihat Sadrakh, Mesakh, dan Abednego keluar tanpa cedera, Nebukadnezar yang sebelumnya marah kini memuji Allah mereka. Ia mengakui bahwa Allah telah mengirim malaikat untuk menyelamatkan mereka yang percaya kepada-Nya.
Di mana
Dataran Dura, Babel
Di depan perapian yang menyala-nyala
Kapan
~580 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Raja Nebukadnezar
Raja Babel yang sombong, akhirnya mengakui kuasa Allah
Kepada
Para pejabat dan rakyat
Para wakil raja, penguasa, dan semua orang yang hadir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרִיךְ
b'rich · Terpujilah
Memberkati atau memuji, sering digunakan sebagai doa atau pengakuan
מַלְאָךְ
mal'ach · Malaikat
Utusan, biasanya utusan ilahi
רְחַץ
rechats · Percaya
Percaya atau bersandar, dalam bahasa Aram berarti menaruh kepercayaan
Kata 'percaya' di sini bukan sekadar keyakinan, tetapi tindakan berani yang mempertaruhkan nyawa. Penyebutan 'malaikat' menunjukkan perlindungan aktif Allah, dan 'terpujilah' menjadi respons spontan terhadap penyelamatan yang ajaib.
Tahukah kamu
Reaksi Raja
Nebukadnezar mengubah seluruh kebijakan setelah kejadian ini, bahkan mengancam hukuman bagi siapa pun yang menghina Allah orang Ibrani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 3:28
Mazmur 34:7
Malaikat melindungi
“Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.”
Daniel 6:22
Malaikat menyelamatkan
“Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu.”
Yesaya 43:2
Allah beserta dalam api
“Apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 3:28
✕ Sering dikira
Menganggap pujian Nebukadnezar berarti ia menjadi percaya sepenuhnya kepada Allah Israel.
✓ Yang sebenarnya
Nebukadnezar mengakui kuasa Allah, tetapi tidak jelas apakah ia beriman secara pribadi.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa 'Allah mereka' berarti ada dewa lain selain Allah yang esa.
✓ Yang sebenarnya
Nebukadnezar menggunakan bahasa politeisme, tetapi konteksnya adalah pengakuan akan Allah yang unik.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 3:28
Ketika kita berani berdiri teguh pada kebenaran, Allah akan memuliakan nama-Nya melalui kita. Jangan takut untuk menunjukkan kesetiaan kita kepada Allah di hadapan siapa pun.
Ya Allah, berilah kami keberanian untuk tetap setia kepada-Mu, agar melalui kami nama-Mu dimuliakan. Amin.