Meja Diplomasi yang Dusta

Daniel 11:27

Kekuatan yang Berkonflik

Kedua raja itu memiliki maksud yang jahat. Pada saat mereka sedang duduk bersama-sama pada satu meja, mereka akan berkata dusta, tetapi hal itu tidak akan berhasil, sebab kesudahan akan datang pada waktu yang ditetapkan.”

Daniel 11:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 11:27?

Kedua raja ini bertemu dan berbicara di meja perundingan, tetapi mereka saling berdusta dan memiliki maksud jahat. Perjanjian mereka tidak akan berhasil karena tujuan mereka tidak tulus, dan akhirnya akan datang pada waktu yang ditetapkan Tuhan. Ini menunjukkan bahwa tipu daya manusia tidak akan pernah menggagalkan rencana Allah.

Latar belakang

Perundingan Tipu Daya

Kedua raja bertemu dan berpura-pura berdamai, tetapi mereka saling berdusta. Rencana mereka gagal karena Tuhan memiliki waktu yang ditetapkan untuk mengakhiri intrik mereka.

Di mana

Babilonia

Dalam penglihatan, di tepi sungai Tigris

Kapan

± 536 SM

Pembuangan Babilonia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penghianatan di Meja
Kembali ke Negeri
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Malaikat

utusan Allah yang menjelaskan visi

D

Kepada

Daniel

nabi Yahudi di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּזָב

kazav · dusta

kebohongan atau hal yang menipu

צָלַח

tsalach · berhasil

sukses atau maju

קֵץ

qets · kesudahan

akhir atau batas waktu

Kebohongan tidak akan berhasil karena ada waktu yang ditetapkan Tuhan untuk segalanya.

Tahukah kamu

Meja Perundingan

Dalam sejarah, pertemuan antara Antiokhus III dan Ptolemy V sering kali penuh tipu daya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 11:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 11:27

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa berbohong itu diperbolehkan dalam politik.

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya menggambarkan realitas, bukan membenarkan.

✕  Sering dikira

Rencana manusia selalu gagal.

✓  Yang sebenarnya

Ayat menunjukkan kegagalan karena melawan kehendak Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 11:27

Dalam dunia yang penuh kepalsuan, kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang jujur dan tulus. Jangan takut menghadapi orang yang berdusta, karena Tuhan memegang kendali dan akan menegakkan keadilan pada waktu-Nya.

Tuhan, berikanlah kami hati yang jujur di tengah dunia yang penuh dusta, dan percayakanlah masa depan kami kepada-Mu yang setia. Amin.