Daniel Terdiam

Daniel 10:15

Penglihatan Daniel tentang Peperangan Besar

PerikopPenglihatan Daniel di Tepi Sungai Tigris · Daniel 10:1-21 →
“Ketika dia menyampaikan perkataan itu kepadaku, aku menundukkan wajahku ke tanah dan terdiam.”

Daniel 10:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 10:15?

Setelah mendengar pesan yang besar ini, Daniel kembali merendahkan diri dengan menundukkan wajahnya ke tanah dan menjadi bisu. Respons ini menunjukkan rasa hormat, ketakjuban, dan kelemahan manusiawi di hadapan keagungan ilahi. Daniel tidak dapat langsung merespons karena begitu tersentuh dan kewalahan.

Latar belakang

Reaksi yang Mengharu Biru

Setelah mendengar perkataan malaikat tentang masa depan bangsanya, Daniel menundukkan wajahnya ke tanah dan menjadi bisu. Ia kewalahan secara emosional dan fisik, kehilangan kemampuan untuk berbicara.

Di mana

Tepi Sungai Tigris

Di tepi sungai besar, setelah mendengar penjelasan malaikat

Kapan

~536 SM

Pembuangan dan Pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penjelasan tentang hari-hari terakhir
Dikuatkan oleh sentuhan malaikat
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daniel

Nabi tua yang kewalahan oleh penglihatan

M

Kepada

Malaikat yang Diutus

Utusan surgawi yang memberi penghiburan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָלַם

'alam · terdiam

menjadi bisu, tidak dapat berbicara, atau kelu

נָתַן

natan · menundukkan

memberi, menempatkan, atau mengarahkan; di sini berarti meletakkan wajahnya

פָּנִים

panim · wajahku

muka, wajah, atau permukaan; sering melambangkan keberadaan seseorang

Kata 'terdiam' ('alam) dengan 'menundukkan wajah' (natan + panim) menggambarkan respons total: Daniel menutup diri dan kehilangan suaranya, menunjukkan kerendahan hati dan keterbatasan manusia di hadapan Allah.

Tahukah kamu

Bisu Karena Takut

Dalam beberapa tradisi, keadaan bisu ini dianggap sebagai efek samping dari kehadiran makhluk ilahi yang luar biasa, membuat Daniel tidak mampu menanggapi kecuali dengan sikap merendah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 10:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 10:15

✕  Sering dikira

Mengira Daniel tidak setuju dengan perkataan malaikat sehingga ia diam.

✓  Yang sebenarnya

Keadaan bisu ini adalah reaksi kelemahan manusia terhadap kemuliaan ilahi, bukan ekspresi ketidaksetujuan.

✕  Sering dikira

Berpikir Daniel harus selalu kuat dan tidak boleh takut.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab menunjukkan Daniel sebagai orang yang sangat dikasihi, tetapi tetap manusiawi; rasa takut dan lemah adalah hal yang wajar.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 10:15

Dalam merenungkan kebesaran Allah dan rencana-Nya, kita seharusnya bersikap rendah hati. Terkadang yang terbaik adalah berdiam diri dan merenungkan kekudusan-Nya, daripada banyak bicara. Tunduklah kepada Tuhan seperti Daniel, dan biarkan Dia berbicara melalui firman-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk diam dan merendahkan diri di hadapan-Mu, serta mengagumi kebesaran-Mu dalam setiap situasi. Amin.