Allah Menegaskan Kesucian Tanah
Bilangan 35:34
Kota Perlindungan dan Hukum Pembunuhan
“Janganlah mencemarkan tanah yang kamu tinggali, tempat Aku berdiam, karena Akulah TUHAN yang tinggal di tengah bangsa Israel.’””Bilangan 35:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka janganlah najiskan negeri tempat kedudukanmu, yang di tengah- tengahnya Aku diam, sebab Aku, TUHAN, diam di tengah-tengah orang Israel."”Bilangan 35:34 · TB
Terjemahan Baru
“Janganlah mencemarkan tanah yang kamu diami, karena Akulah TUHAN, dan Aku tinggal di tengah-tengah bangsa Israel."”Bilangan 35:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Janganlah kamu cemari tanah tempat tinggalmu yang juga menjadi tempat Aku berdiam. Karena Akulah TUHAN yang tinggal bersama dengan kalian.””Bilangan 35:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Defile not therefore the land which ye shall inhabit, wherein I dwell: for I the LORD dwell among the children of Israel.”Bilangan 35:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 35:34?
TUHAN adalah Allah yang tinggal di tengah umat-Nya, dan karena itu tanah tempat tinggal mereka harus dijaga kemurniannya. Kehadiran Allah menuntut umat hidup kudus dan tidak menajiskan tanah itu.
Latar belakang
Menjaga Tanah dari Pencemaran Darah
Ayat ini adalah penutup instruksi tentang kota perlindungan dan hukuman bagi pembunuh. TUHAN menegaskan bahwa darah yang tertumpah mencemarkan tanah, dan satu-satunya pendamaian adalah tumpah darah si pembunuh. Tanah adalah tempat kediaman TUHAN, sehingga harus dijaga kesuciannya.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi Sungai Yordan, dekat Yerikho
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, sumber hukum dan kekudusan
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָמֵא
tame · mencemarkan
menjadi najis, tidak suci secara ritual
דָּם
dam · darah
darah, melambangkan nyawa atau kehidupan
כָּפַר
kafar · pendamaian
menutupi, memberi tebusan, mendamaikan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa darah menajiskan tanah, dan hanya darah (nyawa) pembunuh yang dapat menutup kesalahan. Ini menekankan keseriusan dosa pembunuhan: tidak bisa ditebus dengan harta, tetapi harus dengan nyawa.
Tahukah kamu
Tanah yang Tercemar
Konsep 'tanah yang mencemarkan' terkait dengan tradisi kuno bahwa darah yang tidak dibalaskan menyebabkan kutuk atas tanah. Di Israel, hukum ini memastikan masyarakat tidak menutupi kejahatan dengan kompensasi finansial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 35:34
Ulangan 21:8
darah mencemarkan
“Ampunilah umat-Mu Israel, yang telah Kautebus, ya TUHAN, dan janganlah timpakan darah orang yang tidak bersalah di tengah-tengah umat-Mu Israel.”
Kejadian 9:6
hukum pembalasan
“Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan ditumpahkan orang.”
Mazmur 106:38
tanah dinajiskan
“Mereka menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, darah anak-anak mereka, yang mereka korbankan kepada berhala-berhala, sehingga tanah itu dinajiskan oleh darah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 35:34
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti semua pembunuhan, termasuk tidak sengaja, harus dihukum mati.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang pembunuhan yang disengaja; pembunuh tidak sengaja dilindungi di kota perlindungan.
✕ Sering dikira
Hukum ini hanya relevan untuk zaman kuno dan tidak berlaku lagi.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya tetap berlaku: darah tidak bersalah mencemarkan, dan keadilan harus ditegakkan; dalam Kristus, pendamaian sejati telah genap.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 35:34
Karena Allah hadir dalam hidup kita, kita dipanggil untuk hidup kudus. Setiap area kehidupan kita—entah di rumah, tempat kerja, atau komunitas—adalah tempat Allah berdiam, jadi jaga tingkah laku dan perkataan kita.
Bapa, sadarkan kami bahwa Engkau selalu hadir di tengah kami. Tolong kami hidup kudus dan menjunjung kesucian di mana pun kami berada. Amin.