Pembagian Tanah Kanaan

Bilangan 34:28

Batas-batas Tanah Perjanjian

dari suku Naftali -- Pedael, anak Amihud.”

Bilangan 34:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 34:28?

Bilangan 34:28 menyebut Pedael bin Amihud sebagai wakil suku Naftali. Ini melanjutkan daftar pemimpin yang ditunjuk Tuhan untuk membagi tanah pusaka, menunjukkan perhatian Tuhan pada detail dan keadilan bagi setiap suku.

Latar belakang

Pemimpin dari Suku Naftali Ditunjuk

TUHAN berfirman kepada Musa untuk menunjuk pemimpin dari setiap suku yang akan membagi tanah Kanaan. Ayat ini menyebut nama wakil dari suku Naftali, yaitu Pedael anak Amihud.

Di mana

Dataran Moab

Di seberang sungai Yordan, dekat Yerikho

Kapan

~1406 SM

Akhir perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembagian tanah dijanjikan
Perebutan tanah Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun

O

Kepada

Orang Israel

Bangsa pilihan yang akan masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נַפְתָּלִי

Naftali · Naftali

Gulatku, nama suku Israel

פְּדָאֵל

Pedael · Pedael

Ditebus oleh Allah

עַמִּיהוּד

Amihud · Amihud

Umat yang mulia

Nama-nama ini mengingatkan bahwa kepemimpinan dan warisan tanah adalah bagian dari rencana penebusan Allah bagi umat-Nya.

Tahukah kamu

Nama yang Berarti 'Tebusan Allah'

Pedael dalam bahasa Ibrani berarti 'Allah telah menebus', menunjukkan keyakinan akan pembebasan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 34:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 34:28

✕  Sering dikira

Mengira Pedael adalah imam atau orang penting lainnya.

✓  Yang sebenarnya

Pedael adalah wakil suku biasa yang ditunjuk untuk membagi tanah.

✕  Sering dikira

Mengira semua pemimpin ini dipilih karena kemampuan militer.

✓  Yang sebenarnya

Tugas mereka adalah membagi tanah, bukan berperang.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 34:28

Tuhan itu teliti dan adil; Dia tidak melupakan siapa pun. Saat kita merasa diabaikan, ingatlah bahwa Tuhan tahu kita dan punya bagian bagi kita. Kita bisa percaya bahwa Dia akan memenuhi kebutuhan kita pada waktu-Nya.

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak melupakan kami. Ajari kami untuk percaya pada pemeliharaan-Mu yang teliti dalam setiap detail kehidupan kami. Amin.