Pemimpin Suku Efraim

Bilangan 34:24

Pembagian Tanah Kanaan

dari suku Efraim -- Kemuel, anak Siftan;

Bilangan 34:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 34:24?

Ayat ini menunjuk Kemuel anak Siftan sebagai wakil dari suku Efraim, yang juga keturunan Yusuf. Efraim sering dianggap suku yang kuat, dan wakilnya dipilih untuk membagi tanah pusaka.

Latar belakang

Penunjukan dari Suku Efraim

Musa menyebutkan Kemuel bin Siftan sebagai wakil suku Efraim untuk pembagian tanah. Efraim adalah salah satu suku terkemuka, dan pemimpin ini akan memastikan pembagian yang adil.

Di mana

Dataran Moab

Di padang gurun, di tepi Sungai Yordan

Kapan

~1406 SM

Perjalanan ke Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pencacahan kaum Israel
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קְמוּאֵל

Kemuel · Kemuel

Berarti 'kebangkitan Allah' atau 'Allah berdiri'.

בֶּן

ben · bin

Menunjukkan 'anak laki-laki dari'.

שִׁפְטָן

Siftan · Siftan

Mungkin berasal dari akar kata 'menghakimi'.

Nama Kemuel dan Siftan mengingatkan bahwa kepemimpinan melibatkan pengharapan pada Allah dan keadilan, nilai penting bagi para pembagi tanah.

Tahukah kamu

Suku Efraim

Efraim sering menjadi simbol kekuatan utara Israel, dan namanya sering dipakai untuk seluruh kerajaan utara.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 34:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 34:24

✕  Sering dikira

Mengira Kemuel adalah seorang hakim karena nama Siftan mirip 'syafat' (hakim).

✓  Yang sebenarnya

Siftan adalah nama ayah, bukan gelar jabatan; Kemuel adalah pemimpin, bukan hakim resmi.

✕  Sering dikira

Mengira suku Efraim tidak memiliki pemimpin sebelumnya sehingga baru ditunjuk sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Ini penunjukan khusus untuk pembagian tanah, bukan pengangkatan pemimpin umum.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 34:24

Kemuel mewakili suku yang diberkati, tetapi tetap harus tunduk pada aturan pembagian. Punya kelebihan tidak membuat kita bebas dari tanggung jawab. Setiap kita dipanggil untuk taat dan adil.

Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan karena kelebihan yang kumiliki. Ajar aku untuk rendah hati dan taat pada-Mu. Amin.