Persembahan Emas Sebagai Pendamaian
Bilangan 31:50
Perang Suci dan Pembagian Rampasan
“Kami membawa persembahan bagi TUHAN dari apa yang telah kami peroleh yaitu, barang-barang yang terbuat dari emas seperti, gelang tangan, gelang kaki, cincin meterai, anting-anting, dan kalung agar menjadi pendamaian bagi nyawa kami di hadapan TUHAN.””Bilangan 31:50 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu kami mempersembahkan sebagai persembahan kepada TUHAN apa yang didapat masing-masing, yakni barang-barang emas, gelang kaki, gelang tangan, cincin meterai, anting-anting dan kerongsang untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kami di hadapan TUHAN." Bilangan 31.51–32.1 188”Bilangan 31:50 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu kami membawa perhiasan-perhiasan emas, gelang tangan, gelang kaki, cincin, anting-anting dan kalung yang telah diambil oleh masing-masing. Semua ini kami serahkan kepada TUHAN sebagai persembahan kami, supaya Ia tetap melindungi kami."”Bilangan 31:50 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, kami membawa perhiasan emas berupa gelang, cincin, anting, dan kalung dari hasil rampasan yang kami ambil masing-masing. Semua ini kami persembahkan kepada TUHAN sebagai ucapan terima kasih karena Dia melindungi kami.””Bilangan 31:50 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“We have therefore brought an oblation for the LORD, what every man hath gotten, of jewels of gold, chains, and bracelets, rings, earrings, and tablets, to make an atonement for our souls before the LORD.”Bilangan 31:50 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 31:50?
Para pemimpin pasukan mempersembahkan barang-barang emas yang mereka rampas sebagai persembahan kepada Tuhan, sebagai tanda syukur dan untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa mereka di hadapan Tuhan.
Latar belakang
Ungkapan Syukur
Para kepala pasukan membawa persembahan emas kepada TUHAN sebagai ungkapan syukur karena nyawa mereka selamat dalam perang. Mereka memberikan barang-barang emas seperti gelang tangan, cincin, dan kalung sebagai pendamaian bagi nyawa mereka di hadapan TUHAN.
Di mana
Dataran Moab
Di luar perkemahan, di tepi Sungai Yordan, dekat Yerikho
Kapan
~1406 SM
Perjalanan ke Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Para kepala pasukan
Pemimpin militer Israel yang telah berperang melawan Midian
Kepada
Musa dan Imam Eleazar
Pemimpin sipil dan rohani umat Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרְבָּן
qorban · persembahan
korban, persembahan yang dibawa mendekat kepada Allah
כָּפַר
kaphar · pendamaian
menutupi, mengadakan pendamaian
נֶפֶשׁ
nefesh · nyawa
jiwa, hidup, diri
Persembahan ini bukan sekadar hadiah, melainkan 'kaphar' untuk menutupi dosa atau hutang nyawa mereka di hadapan Allah, menunjukkan kesadaran akan kebutuhan akan pengampunan.
Tahukah kamu
Jenis Perhiasan
Perhiasan yang disebutkan—gelang, cincin, anting—adalah barang umum yang dikenakan oleh orang Midian, menunjukkan kekayaan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 31:50
Keluaran 30:12-16
Uang pendamaian
“Apabila engkau menghitung orang Israel pada waktu pendaftaran mereka, maka haruslah setiap orang membayar kepada TUHAN uang pendamaian karena nyawanya, supaya jangan ada tulah di antara mereka pada waktu pendaftaran mereka.”
Mazmur 49:7-9
Tebusan nyawa
“Tidak seorangpun dapat menebus saudaranya, atau membayar tebusan untuk dia kepada Allah, sebab terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya.”
1 Petrus 1:18-19
Ditebus bukan dengan emas
“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia itu, bukan dengan barang yang fana, perak atau emas, melainkan dengan darah Kristus yang mahal, yaitu domba yang tak bernoda dan tak bernoda.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 31:50
✕ Sering dikira
Mengira emas ini dapat membeli keselamatan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah simbol pengakuan bahwa nyawa mereka terancam dan membutuhkan pendamaian dari Allah.
✕ Sering dikira
Menganggap persembahan ini hanya formalitas.
✓ Yang sebenarnya
Mereka datang dengan kesadaran akan dosa dan kebutuhan akan pengampunan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 31:50
Memberikan persembahan kepada Tuhan adalah wujud syukur atas penyelamatan-Nya. Kita bisa memberikan waktu, talenta, atau materi sebagai tanda terima kasih kita atas kasih karunia-Nya.
Tuhan, ajar kami untuk selalu bersyukur dan mempersembahkan yang terbaik sebagai respons atas kebaikan-Mu. Amin.