Bilangan 29:39
“Pada hari perayaan, itulah yang kamu persiapkan bagi TUHAN yang telah ditetapkan sebagai kurban bakaran, kurban sajian, persembahan curahan, dan kurban pendamaian, terpisah dari segala nazarmu.””Bilangan 29:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itulah semuanya yang harus kamu olah bagi TUHAN pada hari-hari rayamu sebagai korban-korban bakaranmu, korban-korban sajianmu, korban- korban curahanmu dan korban-korban keselamatanmu, selain dari korban- korban nazarmu dan korban-korban sukarelamu." Bilangan 29.40–30.5 177”Bilangan 29:39 · TB
Terjemahan Baru
“Itulah peraturan-peraturan tentang kurban bakaran, kurban sajian, kurban air anggur, serta kurban perdamaian yang harus kamu persembahkan kepada TUHAN pada perayaan-perayaanmu yang sudah ditentukan. Kurban-kurban itu merupakan tambahan pada kurban-kurban yang kamu persembahkan untuk membayar kaul atau kurban sukarela.”Bilangan 29:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Itulah kurban-kurban yang akan kalian persembahkan kepada-Ku pada hari-hari raya. Semua persembahan itu terpisah dari kurban lainnya, seperti kurban untuk memenuhi janji, kurban sukarela, kurban yang dibakar habis, kurban tanda damai, dan persembahan curahan dan gandum-ganduman.””Bilangan 29:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“These things ye shall do unto the LORD in your set feasts, beside your vows, and your freewill offerings, for your burnt offerings, and for your meat offerings, and for your drink offerings, and for your peace offerings.”Bilangan 29:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 29:39?
Ayat ini merangkum bahwa semua persembahan pada hari-hari raya adalah di samping nazar dan persembahan sukarela. Ini menegaskan bahwa ibadah yang diwajibkan tidak menggantikan komitmen pribadi; keduanya berjalan bersama dalam hidup orang percaya.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 29:39
Tuhan tidak hanya ingin kita melakukan kewajiban, tetapi juga memberi dengan sukarela dan penuh kasih. Jangan jadikan kewajiban sebagai batas; biarkan hati kita tergerak untuk memberi lebih dari yang diminta. Refleksikan: apakah ada area hidup yang bisa kita berikan lebih kepada Tuhan dan sesama?
Tuhan, jadikan aku pribadi yang tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga bermurah hati dalam memberi, sebagai ungkapan syukur atas kasih-Mu. Amin.