Kurban Bakaran pada Hari Raya
Bilangan 28:27
Kurban Harian, Sabat, dan Hari Raya
“Pada hari itu, kamu harus mempersembahkan kurban bakaran yang harum baunya bagi TUHAN. Dua ekor anak sapi jantan, seekor domba jantan, dan tujuh ekor anak domba yang berumur setahun,”Bilangan 28:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu haruslah kamu mempersembahkan sebagai korban bakaran menjadi bau yang menyenangkan bagi TUHAN: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba Bilangan 28.28–29.2 169 jantan, tujuh ekor domba berumur setahun;”Bilangan 28:27 · TB
Terjemahan Baru
“Persembahkanlah kepada TUHAN kurban bakaran berupa dua ekor sapi jantan, seekor domba jantan muda dan tujuh ekor anak domba jantan berumur satu tahun, masing-masing yang tidak ada cacatnya. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati TUHAN.”Bilangan 28:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Persembahkanlah kepada-Ku semua hewan ini sebagai persembahan yang dibakar habis: dua ekor sapi jantan muda, satu ekor domba jantan, dan tujuh ekor anak domba jantan berumur satu tahun.”Bilangan 28:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But ye shall offer the burnt offering for a sweet savour unto the LORD; two young bullocks, one ram, seven lambs of the first year;”Bilangan 28:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 28:27?
Ayat ini merinci persembahan bakaran yang harus dipersembahkan pada Hari Raya Tujuh Pekan: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, dan tujuh ekor domba berumur setahun. Semuanya harus tidak bercacat dan menjadi kurban yang harum baunya bagi TUHAN.
Latar belakang
Persembahan yang Harum bagi TUHAN
Pada Hari Raya Tujuh Pekan, umat diperintahkan untuk mempersembahkan kurban bakaran: dua ekor sapi jantan muda, satu ekor domba jantan, dan tujuh ekor anak domba berumur setahun. Persembahan ini harus tidak bercacat dan berbau harum bagi TUHAN.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan Israel, dekat Sungai Yordan
Kapan
~1440 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, menerima hukum dari TUHAN
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, sedang dalam perjalanan di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֹלָה
olah · kurban
persembahan yang naik ke atas mezbah
עֹלָה
olah · bakaran
dibakar habis
נִיחוֹחַ
nichoch · harum
bau yang menyenangkan, menenangkan
Kata 'olah' (angkat) mengajarkan bahwa persembahan ini dikhususkan sepenuhnya untuk Tuhan, dan 'nichoch' menunjukkan bahwa Tuhan menerima dengan senang hati. Ini mengajarkan kita untuk menyembah dengan totalitas dan ketulusan.
Tahukah kamu
Kurban Bakaran
Kurban bakaran dibakar seluruhnya di atas mezbah, melambangkan penyerahan total dan penyembahan kepada Tuhan. Ini adalah salah satu kurban yang paling sering disebut dalam kitab Imamat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 28:27
Imamat 23:18
Persembahan serupa
“Kamu harus mempersembahkan sebagai korban bakaran bagi TUHAN: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, dan tujuh ekor domba berumur setahun; semuanya harus tidak bercacat.”
Bilangan 15:8
Aturan kurban
“Dan apabila engkau mengolah seekor lembu sebagai korban bakaran atau korban sembelihan, untuk membayar nazar atau sebagai korban keselamatan kepada TUHAN,”
Ulangan 12:6
Tempat kurban
“Ke sanalah harus kamu bawa korban bakaranmu, korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu, persembahan khususmu, korban nazarmu, korban sukarelamu, dan anak sulung lembu dan kambing dombamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 28:27
✕ Sering dikira
Ada yang berpikir bahwa banyaknya kurban menunjukkan bahwa Tuhan 'suka' daging atau api.
✓ Yang sebenarnya
Kurban bukan untuk memuaskan nafsu Tuhan, tetapi sebagai simbol penyerahan dan pengakuan dosa. Dalam Perjanjian Baru, semua ini menunjuk pada kurban Kristus yang sempurna.
✕ Sering dikira
Beberapa mengira kurban bakaran ini bisa diganti dengan persembahan lain yang lebih murah atau cepat.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menetapkan jenis dan jumlah hewan secara spesifik, menuntut ketaatan yang tepat. Ini mengajarkan bahwa ibadah tidak bisa dilakukan asal-asalan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 28:27
Memberi yang terbaik kepada Tuhan adalah wujud kasih dan keseriusan kita dalam beribadah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa memberikan yang terbaik dalam pekerjaan, pelayanan, dan hubungan kita dengan sesama.
Tuhan, mampukan aku untuk selalu memberikan yang terbaik dalam segala hal sebagai persembahan yang menyenangkan hati-Mu. Amin.