Ayah Mati Tanpa Anak Laki-laki
Bilangan 27:3
Hak Waris Anak Perempuan dan Suksesi Kepemimpinan
PerikopAnak Perempuan Zelafehad · Bilangan 27:1-11 →““Ayah kami telah mati di padang gurun karena dosanya sendiri. Dia tidak termasuk di antara para pengikut Korah yang menentang TUHAN. Namun, dia tidak memiliki anak laki-laki.”Bilangan 27:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Ayah kami telah mati di padang gurun, walaupun ia tidak termasuk ke dalam kumpulan yang bersepakat melawan TUHAN, ke dalam kumpulan Korah, tetapi ia telah mati karena dosanya sendiri, dan ia tidak mempunyai anak laki-laki.”Bilangan 27:3 · TB
Terjemahan Baru
“"Ayah kami meninggal di padang gurun dan ia tidak mempunyai anak laki-laki. Ia bukan pengikut Korah yang memberontak terhadap TUHAN. Ayah kami itu meninggal karena dosanya sendiri.”Bilangan 27:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka berkata, “Ayah kami sudah meninggal di padang belantara dan dia tidak mempunyai anak laki-laki. Ayah kami tidak ikut memberontak terhadap TUHAN bersama dengan pengikut-pengikut Korah, tetapi dia mati karena dosanya sendiri.”Bilangan 27:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Our father died in the wilderness, and he was not in the company of them that gathered themselves together against the LORD in the company of Korah; but died in his own sin, and had no sons.”Bilangan 27:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 27:3?
Mereka menjelaskan bahwa ayah mereka mati di padang gurun karena dosanya sendiri, tetapi tidak terlibat dalam pemberontakan Korah. Mereka menegaskan bahwa ketiadaan anak laki-laki membuat nama ayah mereka terancam hilang dari silsilah keluarga. Ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap warisan dan nama keluarga.
Latar belakang
Dosa Ayah dan Kematian Tanpa Ahli Waris Laki-laki
Mereka menjelaskan bahwa ayah mereka mati di padang gurun karena dosanya sendiri, tetapi bukan karena ikut dalam pemberontakan Korah. Karena ia tidak memiliki anak laki-laki, nama keluarganya akan hilang dari suku Manasye. Mereka meminta tanah pusaka agar nama ayahnya tetap diingat.
Di mana
Dataran Moab
Di depan tenda pertemuan, di hadapan jemaat
Kapan
~1406 SM
Pembentukan hukum Taurat
Yang berbicara
Anak-anak perempuan Zelafehad
Lima perempuan dari suku Manasye
Kepada
Musa dan para pemimpin
Pemimpin Israel yang berwenang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוּת
mut · mati
mati, meninggal
מִדְבָּר
midbar · padang gurun
padang gurun, tempat pengembaraan
בֵּן
ben · anak laki-laki
anak laki-laki, keturunan laki-laki
Kematian karena dosa sendiri menegaskan tanggung jawab pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi belas kasihan Allah terhadap generasi berikutnya. Tanpa anak laki-laki, nama ayah terancam punah—inilah yang mereka lawan.
Tahukah kamu
Kematian karena Dosa Sendiri
Frasa 'mati karena dosanya sendiri' menunjukkan bahwa hukuman di padang gurun adalah akibat pelanggaran pribadi, bukan warisan kutukan. Ini penting untuk membedakan dari kasus Korah yang dihukum secara khusus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 27:3
Bilangan 14:29
Hukuman padang gurun
“Di padang gurun ini mayatmu akan berjatuhan, yaitu semua orang yang dicatat dalam sensus itu, semua yang berumur 20 tahun ke atas.”
Bilangan 26:55
Pembagian tanah
“Tetapi tanah itu harus dibagikan dengan undian; menurut nama suku nenek moyang mereka.”
Ulangan 25:5-6
Hak waris lain
“Apabila saudara-saudaranya tinggal bersama-sama dan seorang mati dengan tidak meninggalkan anak laki-laki, maka istrinya harus dinikahi oleh saudaranya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 27:3
✕ Sering dikira
Menganggap dosa ayah mereka adalah dosa yang sangat berat seperti Korah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka menegaskan ayahnya bukan pengikut Korah; dosanya adalah dosa umum yang menyebabkan kematian di padang gurun.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa tanpa anak laki-laki, keluarga pasti hilang selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Kasus ini justru menghasilkan hukum yang memungkinkan anak perempuan menjadi ahli waris.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 27:3
Kita seringkali terjebak pada hal-hal yang bersifat materi, tetapi penting juga menjaga warisan nama baik dan nilai-nilai keluarga. Jangan biarkan nama baik atau hak kita hilang karena kita tidak berani memperjuangkannya.
Tuhan, mampukanlah kami untuk menjaga warisan dan nama baik keluarga kami, serta memperjuangkan hak-hak yang Engkau berikan. Amin.