Bileam Melihat Berkat Israel
Bilangan 24:1
Bileam Memberkati Israel
PerikopPesan Ketiga dari Bileam · Bilangan 24:1-14 →“Bileam telah melihat bahwa TUHAN akan memberkati Israel sehingga dia tidak berusaha untuk mencari tanda lagi, dan memandang ke arah padang gurun.”Bilangan 24:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika dilihat Bileam, bahwa baik di mata TUHAN untuk memberkati Israel, ia tidak mencarikan pertanda lagi seperti yang sudah-sudah, tetapi ia menghadapkan mukanya ke arah padang gurun.”Bilangan 24:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang Bileam sudah tahu bahwa Allah menghendaki ia memberkati bangsa Israel. Sebab itu ia tidak pergi mencari pertanda-pertanda seperti yang dilakukan sebelumnya. Bileam memandang ke arah padang gurun,”Bilangan 24:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sekarang Bileam sudah tahu bahwa TUHAN ingin memberkati bangsa Israel. Karena itu dia tidak lagi pergi mencari pertanda dengan ilmu gaib seperti yang dia lakukan sebelumnya, tetapi dia memandang ke padang belantara”Bilangan 24:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when Balaam saw that it pleased the LORD to bless Israel, he went not, as at other times, to seek for enchantments, but he set his face toward the wilderness.”Bilangan 24:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 24:1?
Bileam menyadari bahwa Tuhan menghendaki untuk memberkati Israel, sehingga ia tidak lagi mencari pertanda atau ramalan. Ia memandang ke padang gurun, tempat Israel berkemah, menunjukkan bahwa ia menerima kehendak Tuhan untuk memberkati, bukan mengutuk.
Latar belakang
Bileam Tidak Mencari Tanda
Bileam sebelumnya menggunakan ramalan untuk mencari tanda, tetapi sekarang ia menyadari bahwa Tuhan berkenan memberkati Israel. Karena itu, ia tidak perlu mencari tanda lagi, melainkan langsung memandang ke padang gurun untuk melihat perkemahan Israel.
Di mana
Dataran Moab
Di dekat gunung Pisga, wilayah Moab
Kapan
~1406 SM
Akhir perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Penulis
Tradisi Yahudi, Musa; ~1440 SM
Kepada
Pembaca
Komunitas Israel di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָאָה
ra'ah · melihat
melihat, memahami, atau mengalami
נָחַשׁ
nachash · mencari
mempraktikkan ramalan atau sihir
בָּרַךְ
barak · memberkati
mengucapkan berkat atau menganugerahkan kebaikan
Bileam beralih dari praktik ramalan (nachash) menjadi melihat (ra'ah) dengan jelas bahwa berkat (barak) Tuhan atas Israel tidak bisa diubah. Kata 'melihat' di sini berarti pengertian rohani, bukan sekadar penglihatan fisik.
Tahukah kamu
Padang Gurun
Istilah 'padang gurun' di sini merujuk pada wilayah stepa atau padang rumput kering di Moab, bukan gurun pasir yang tandus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 24:1
Ulangan 23:5
Ubah kutuk jadi berkat
“Tetapi TUHAN, Allahmu, tidak mau mendengarkan Bileam dan TUHAN, Allahmu, mengubah kutuk itu menjadi berkat bagimu, sebab TUHAN, Allahmu, mengasihi engkau.”
Yosua 24:10
Tuhan menolak Bileam
“Tetapi Aku tidak mau mendengarkan Bileam, sebab itu ia memberkati kamu terus-menerus, dan Aku melepaskan kamu dari tangannya.”
Nehemia 13:2
Ingat tindakan Bileam
“Sebab mereka tidak menyongsong orang Israel dengan roti dan air, tetapi mengupah Bileam untuk mengutuk mereka. Tetapi Allah kami mengubah kutuk itu menjadi berkat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 24:1
✕ Sering dikira
Menganggap Bileam masih berusaha mencari tanda dari Tuhan seperti sebelumnya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas menyatakan Bileam 'tidak berusaha mencari tanda' lagi karena sudah yakin akan berkat Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira 'padang gurun' adalah tempat yang tandus dan tidak berpenghuni.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, padang gurun adalah padang rumput stepa yang bisa dihuni, tempat Israel berkemah.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 24:1
Kadang kita perlu berhenti mencari 'tanda' dan percaya bahwa Tuhan sudah berbicara. Saat kita yakin akan kehendak-Nya, kita bisa melangkah dengan keyakinan, seperti Bileam yang memandang ke depan dengan tenang.
Tuhan, ajari aku untuk percaya pada kepastian firman-Mu, dan berhenti mencari tanda-tanda yang tidak perlu. Amin.