Bileam Mengancam Keledai
Bilangan 22:29
Bileam dan Keledai yang Berbicara
“Bileam menjawab kepada keledai itu, “Kamu mempermainkan aku. Jika aku memegang pedang, aku akan membunuhmu sekarang!””Bilangan 22:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Bileam kepada keledai itu: "Karena engkau mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku, tentulah engkau kubunuh sekarang."”Bilangan 22:29 · TB
Terjemahan Baru
“Jawab Bileam, "Engkau mempermainkan aku! Andaikata ada pedang padaku, pastilah engkau kubunuh!"”Bilangan 22:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Bileam, “Karena kamu membuatku terlihat seperti orang bodoh! Kalau saja ada pedang di tanganku, aku bunuh kamu sekarang juga!””Bilangan 22:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Balaam said unto the ass, Because thou hast mocked me: I would there were a sword in mine hand, for now would I kill thee.”Bilangan 22:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 22:29?
Bileam menjawab dengan marah bahwa keledai itu telah mempermainkan dia, dan ia mengancam akan membunuhnya jika ia memiliki pedang. Ini menggambarkan betapa keras kepala Bileam, yang tidak menyadari bahwa keledai itu sedang menyelamatkan nyawanya.
Latar belakang
Bileam Merespons dengan Kemarahan
Bileam menjawab keledai dengan marah, menuduhnya mempermainkan dirinya, dan mengancam akan membunuhnya jika ada pedang. Ironisnya, Bileam tidak menyadari bahwa keledai sedang menyelamatkan nyawanya.
Di mana
Dataran Moab
Di jalan sempit, dekat kebun anggur
Kapan
~1400 SM
Perjalanan ke Moab
Yang berbicara
Bileam
Nabi yang sedang marah, tidak menyadari kehadiran malaikat
Kepada
Keledainya
Binatang yang baru saja diberi suara oleh Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִתְעַלַּלְתָּ
hit'allalta · mempermainkan
berbuat sewenang-wenang, mengolok-olok
חֶרֶב
cherev · pedang
pedang, senjata tajam
הֲרַגְתִּיךָ
haragticha · membunuh
membunuh, menewaskan
Kata 'mempermainkan' menunjukkan bahwa Bileam merasa dilecehkan, padahal sebenarnya keledai menyelamatkannya. Kata 'pedang' dan 'membunuh' melukiskan niat kekerasan yang kontras dengan kenyataan bahwa malaikat memegang pedang untuk menghadang Bileam.
Tahukah kamu
Ironi Bileam
Bileam ingin mengutuk Israel, tetapi ia sendiri tidak bisa mengutuk keledainya; ia hanya bisa mengancam dengan pedang yang tidak ada.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 22:29
Amsal 27:3
Kemarahan tidak beralasan
“Batu adalah berat dan pasir pun memberatkan, tetapi lebih berat dari pada kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.”
Kejadian 4:9
Sikap defensif
“Kemudian Allah berfirman kepada Kain: 'Di mana Habel, adikmu itu?' Jawabnya: 'Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?'”
Mazmur 18:34
Pedang sebagai alat perang
“Ia mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melenturkan busur tembaga.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 22:29
✕ Sering dikira
Mengira Bileam benar-benar memiliki pedang saat itu, padahal ia hanya berkata 'jika aku memegang pedang'.
✓ Yang sebenarnya
Bileam tidak membawa pedang, hanya tongkat; ucapannya bersyarat.
✕ Sering dikira
Menganggap Bileam berbicara kepada keledai seperti manusia, sehingga menganggap wajar.
✓ Yang sebenarnya
Bileam berbicara dengan marah tanpa heran, menunjukkan ia mungkin dalam kondisi emosi yang tidak rasional.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 22:29
Kemarahan yang tidak terkendali dapat membuat kita mengucapkan kata-kata yang tidak bijak dan menyakiti orang lain. Sebelum berkata-kata, renungkan apakah amarahmu itu benar atau justru menutupi kebenaran.
Ya Tuhan, kendalikan lidahku dan hatiku, agar aku tidak berkata kasar karena emosi dan belajar melihat rencana-Mu di balik setiap kejadian. Amin.