Perintah Ambil Sapi Merah

Bilangan 19:2

Hukum Tentang Sapi Merah dan Penahiran

PerikopAbu Sapi Merah · Bilangan 19:1-22 →
““Inilah hukum yang TUHAN berikan kepada umat Israel, ‘Ambillah seekor sapi merah yang tidak bercacat dan tidak pernah membawa beban.”

Bilangan 19:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 19:2?

Hukum ini memerintahkan umat Israel untuk mengambil seekor sapi betina merah yang tanpa cacat dan belum pernah dipasang kuk. Sapi ini dipersembahkan sebagai korban penghapus dosa, melambangkan kemurnian dan pengorbanan yang sempurna untuk membersihkan kenajisan akibat kematian.

Latar belakang

Syarat Sapi Merah

Tuhan memberi instruksi spesifik: ambil sapi betina merah yang tanpa cacat dan belum pernah dipakai untuk bekerja. Ini bukan kurban biasa, melainkan untuk ritual penahiran.

Di mana

Dataran Moab

Di kemah pertemuan, di padang gurun

Kapan

~1400 SM

Pengembaraan di Padang Gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluar dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa dan Harun

Pemimpin dan imam besar Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּרָה

parah · sapi

sapi betina

אֲדֻמָּה

adummah · merah

berwarna merah, melambangkan darah dan dosa

מוּם

mum · cacat

cacat fisik, ketidaksempurnaan

Kombinasi sapi betina, merah, dan tanpa cacat menandakan kesempurnaan dan simbol penebusan dosa yang kelak digenapi dalam Kristus.

Tahukah kamu

Sapi Betina, Bukan Jantan

Kebanyakan korban penghapus dosa adalah jantan, tetapi di sini betina, dan warnanya merah – sangat tidak lazim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 19:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 19:2

✕  Sering dikira

Menganggap sapi merah itu berkekuatan magis.

✓  Yang sebenarnya

Itu simbol, kekuatannya ada pada Tuhan.

✕  Sering dikira

Berpikir warna merah berarti dosa.

✓  Yang sebenarnya

Merah bisa melambangkan penebusan, bukan hanya dosa.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 19:2

Kita dipanggil untuk hidup murni di hadapan Tuhan. Setiap hari, mari kita periksa apakah ada 'cacat' dalam hidup kita yang menghalangi hubungan kita dengan Allah, dan siap untuk mempersembahkan yang terbaik bagi-Nya.

Ya Bapa, murnikan hatiku dan hidupku, agar aku layak menjadi persembahan yang berkenan kepada-Mu. Amin.