Bilangan 19:18
“Lalu, orang yang tahir harus mengambil sebatang hisop dan mencelupkannya ke dalam air tadi. Dia harus memercikkannya ke atas tenda dan setiap bejana, serta setiap orang yang ada dan terhadap orang yang menyentuh yang mati, yang terbunuh, tulang-belulangnya, bahkan kuburannya.”Bilangan 19:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian seorang yang tahir haruslah mengambil hisop, mencelupkannya ke dalam air itu dan memercikkannya ke atas kemah dan ke atas segala bejana dan ke atas Bilangan 19.19–21 119 orang-orang yang ada di sana, dan ke atas orang yang telah kena kepada tulang-tulang, atau kepada orang yang mati terbunuh, atau kepada mayat, atau kepada kubur itu;”Bilangan 19:18 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam hal yang pertama, yaitu kalau ada orang yang mati di dalam kemah, orang yang tidak najis harus mengambil setangkai hisop, mencelupkannya ke dalam air itu, lalu memerciki kemah itu dan segala sesuatu yang ada di dalamnya, juga orang-orang yang ada di situ. Dalam hal yang kedua, yaitu apabila seseorang kena mayat, kuburan atau tulang orang mati, orang yang tidak najis harus memerciki orang yang najis itu dengan cara yang sama juga.”Bilangan 19:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu seseorang yang tidak najis harus mengambil ranting hisop, mencelupkannya ke air itu, lalu mengibaskan ranting itu untuk memercikkan air itu padaorang-orang yang hadir di kemah saat kematian, semua barang-barang di dalam kemah itu, dan kemah itu. Air itu juga harus dipercikkan kepada siapa pun yang menyentuh tulang manusia, mayat, ataupun kuburan.”Bilangan 19:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And a clean person shall take hyssop, and dip it in the water, and sprinkle it upon the tent, and upon all the vessels, and upon the persons that were there, and upon him that touched a bone, or one slain, or one dead, or a grave:”Bilangan 19:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 19:18?
Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang tahir (bersih) harus mengambil hisop, mencelupkannya ke dalam air penahiran, lalu memercikkannya ke atas tenda, bejana, dan orang-orang yang najis. Ini adalah tindakan simbolis penyucian melalui percikan darah korban.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 19:18
Kita dipanggil untuk menjadi alat penyucian bagi sesama, seperti orang yang tahir memercikkan air penahiran. Kita bisa melakukannya dengan berbagi kasih, mengingatkan dalam kebenaran, dan mendoakan mereka yang sedang dalam kekotoran dosa, agar mereka mengalami pemulihan.
Tuhan, jadikan aku saluran berkat dan penyucian bagi orang lain, agar melalui perkataanku dan perbuatanku, mereka dapat dicuci dan dipulihkan. Amin.