Upah bagi Pelayan Tenda
Bilangan 18:31
Bagian Imam dan Orang Lewi
“kamu dan keluargamu boleh memakannya. Itulah imbalan atas pelayananmu dalam tenda pertemuan.”Bilangan 18:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kamu boleh memakannya di setiap tempat, kamu dan seisi rumahmu, sebab upahmulah itu, untuk membalas pekerjaanmu di Kemah Pertemuan.”Bilangan 18:31 · TB
Terjemahan Baru
“Yang sisa itu boleh kamu makan di mana saja bersama-sama dengan keluargamu, sebagai upah pekerjaanmu di Kemah TUHAN.”Bilangan 18:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalian dan keluarga kalian boleh memakannya dimana saja, karena itu adalah upah kalian untuk pekerjaan yang kalian lakukan di halaman kemah-Ku.”Bilangan 18:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And ye shall eat it in every place, ye and your households: for it is your reward for your service in the tabernacle of the congregation.”Bilangan 18:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 18:31?
Ayat ini menjelaskan bahwa persembahan persepuluhan yang diberikan kepada orang Lewi adalah imbalan atas pelayanan mereka di tenda pertemuan. Mereka dan keluarga mereka boleh menikmatinya sebagai upah, karena mereka tidak memiliki tanah pusaka seperti suku-suku lain. Ini adalah ketetapan TUHAN untuk menopang kehidupan para pelayan-Nya.
Latar belakang
Orang Lewi Boleh Menikmati Persembahan
Musa menyampaikan firman Tuhan kepada orang Lewi tentang hak mereka atas persembahan persepuluhan. Ayat ini menegaskan bahwa mereka dan keluarga mereka boleh memakan hasil persembahan itu sebagai upah pelayanan mereka di kemah pertemuan.
Di mana
Gurun Sinai
Di perkemahan Israel, saat pembagian tugas
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa firman Tuhan
Kepada
Orang Lewi
Suku yang ditugaskan melayani kemah suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂכָר
sakar · imbalan
upah atau gaji yang diberikan sebagai balas jasa
עֲבֹדָה
avodah · pelayananmu
kerja atau ibadah yang dilakukan untuk Tuhan
אָכַל
akal · memakannya
tindakan makan, menikmati makanan
Kata 'imbalan' dan 'pelayanan' menunjukkan bahwa pelayanan di hadapan Tuhan dihargai dengan upah yang nyata, bukan sekadar rohani. Ini mengingatkan bahwa kerja untuk Tuhan layak mendapat dukungan materi.
Tahukah kamu
Upah Pelayanan
Orang Lewi tidak mendapat tanah pusaka seperti suku lain, tapi Tuhan menjamin kebutuhan mereka melalui persembahan umat, termasuk persepuluhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 18:31
1 Timotius 5:18
Prinsip upah pelayanan
“Seorang pekerja patut mendapat upahnya”
Ulangan 18:1-2
Hak orang Lewi
“Imam-imam orang Lewi tidak mendapat bagian milik pusaka, sebab Tuhanlah bagian mereka”
Bilangan 18:21
Sumber nafkah Lewi
“Kepada orang Lewi Kuberikan semua persembahan persepuluhan sebagai milik pusaka”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 18:31
✕ Sering dikira
Orang Lewi boleh makan persembahan sesuka hati tanpa batasan.
✓ Yang sebenarnya
Ada aturan: hanya yang tahir yang boleh makan, dan bagian terbaik harus dipersembahkan kepada Tuhan.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berlaku untuk orang Lewi zaman dulu.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip menghargai pelayanan dan memberi upah yang layak masih relevan bagi pelayan Tuhan masa kini.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 18:31
Pelayanan kepada Tuhan memang layak mendapat penghargaan, baik secara materi maupun dukungan. Jangan ragu untuk menghargai mereka yang melayani di gereja atau komunitas kita, karena itu adalah cara kita berpartisipasi dalam pekerjaan Tuhan.
Tuhan, ajarlah kami untuk menghargai dan mendukung mereka yang melayani-Mu, sehingga pekerjaan-Mu dapat terus berjalan dengan baik. Amin.