Tidak ada penengah di antara kami
Ayub 9:33
Ayub Merindukan Penengah
“Tidak ada penengah di antara kami, yang dapat meletakkan tangannya ke atas kami berdua.”Ayub 9:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tidak ada wasit di antara kami, yang dapat memegang kami berdua!”Ayub 9:33 · TB
Terjemahan Baru
“Tapi di antara kami tak ada jaksa yang dapat mengadili kami berdua.”Ayub 9:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Neither is there any daysman betwixt us, that might lay his hand upon us both.”Ayub 9:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 9:33?
Ayub merindukan seorang penengah yang dapat menjadi perantara antara dia dan Allah, seseorang yang dapat meletakkan tangannya pada keduanya. Ini mengungkapkan kerinduan manusia akan mediasi, yang dalam Perjanjian Lama belum ada.
Latar belakang
Rindu akan juru damai
Ayub meratapi tidak adanya penengah yang bisa menjadi perantara antara dia dan Allah. Ia membayangkan seseorang yang bisa meletakkan tangan di atas keduanya, seperti mediator.
Di mana
Tanah Uz
Di timbunan abu, di luar kampung
Kapan
~2000 SM
Zaman para bapa bangsa
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, Zofar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוכיח
mokhiach · penengah
orang yang menengahi, penegur, atau wasit
שת
shith · meletakkan
menaruh, menempatkan, atau menindihkan
יד
yad · tangannya
tangan, melambangkan kuasa dan otoritas
Ayub merindukan sosok yang punya kewenangan untuk menengahi. Kata 'meletakkan tangan' menunjukkan tindakan restu dan klaim, seperti mediator yang mengikat kedua pihak.
Tahukah kamu
Akar kata 'penengah'
Kata 'penengah' di sini berasal dari kata yang berarti 'menegur' atau 'menengahi'. Dalam budaya kuno, penengah sering adalah orang yang dihormati kedua belah pihak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:33
1 Timotius 2:5
Yesus penengah sempurna
“Karena Allah itu esa, dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus.”
Ayub 16:19
saksi di surga
“Sesungguhnya, di surga ada saksiku, dan pembelaku ada di tempat yang mahatinggi.”
Imamat 19:17
menegur sebagai penengah
“Engkau harus sungguh-sungguh menegur sesamamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 9:33
✕ Sering dikira
Ayub tidak tahu tentang penengah yang akan datang, jadi putus asa.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang menyatakan kerinduan; ini menunjukkan keperluan akan mediator.
✕ Sering dikira
Ayub menolak Allah sebagai penengah.
✓ Yang sebenarnya
Ia justru ingin Allah sendiri yang menjadi penengah, tetapi itu tidak mungkin karena Allah adalah salah satu pihak.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 9:33
Rasa frustrasi Ayub menunjukkan kebutuhan manusia akan penengah. Dalam hidup kita, mungkin ada situasi di mana kita merasa terpisah dari Allah. Kabar baiknya, Yesus Kristus adalah penengah kita yang sempurna, yang dapat menjembatani jurang antara kita dan Allah.
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Penengahku; tolonglah aku untuk datang kepada Bapa melalui-Mu dan menemukan damai. Amin.