Elifas: Kemurkaan membunuh orang bodoh
Ayub 5:2
Elifas: Penderitaan dan Didikan Allah
“Sebab, kemurkaan membunuh orang bodoh, dan kecemburuan membunuh orang yang sederhana.”Ayub 5:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.”Ayub 5:2 · TB
Terjemahan Baru
“Hanyalah orang yang bodoh saja yang mati sebab sakit hatinya.”Ayub 5:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For wrath killeth the foolish man, and envy slayeth the silly one.”Ayub 5:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 5:2?
Ayub 5:2 menyatakan bahwa kemurkaan dan kecemburuan membunuh orang bodoh dan orang yang sederhana. Ini menunjukkan bahwa emosi negatif yang tidak terkendali dapat merusak hidup seseorang.
Latar belakang
Kemurkaan dianggap penyebab kematian
Elifas mengajarkan bahwa orang bodoh dan sederhana mati karena kemarahan dan kecemburuan mereka sendiri. Ini adalah generalisasi tentang penderitaan yang dialami orang jahat, yang ditujukan secara halus kepada Ayub.
Di mana
Tanah Uz
Di dekat tumpukan abu, tempat Ayub duduk berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
Sahabat Ayub, seorang teolog berpengalaman, ~60 tahun
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, kaya raya namun kehilangan segalanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כעס
ka'as · kemurkaan
Marah, sakit hati, atau emosi panas yang bisa memicu konflik
הרג
harag · membunuh
Membunuh, mematikan, membuat mati
אויל
ewil · bodoh
Orang bebal, yang kurang berhikmat dan tidak mau belajar
Elifas menyamakan kemarahan dengan pembunuh, dan orang bodoh adalah sasarannya. Ini menekankan akibat fatal dari pikiran yang tidak dikendalikan.
Tahukah kamu
Percikan api dan manusia
Di ayat 7, Elifas berkata manusia dilahirkan untuk kesusahan seperti percikan api terbang. Ini adalah peribahasa kuno tentang takdir manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 5:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 5:2
✕ Sering dikira
Semua orang yang marah pasti mati seketika.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan hukum mutlak, tetapi peringatan tentang bahaya kemarahan yang tidak terkendali.
✕ Sering dikira
Ayub marah, jadi ia pantas menderita.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tidak marah, ia bersedih. Elifas salah menuduh.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 5:2
Kemarahan dan iri hati hanya akan menghancurkan diri sendiri. Sebelum bertindak karena emosi, tenangkanlah hatimu dan serahkan perasaanmu kepada Allah agar kamu tidak binasa oleh kebodohan sendiri.
Bapa, tolong aku melepaskan kemarahan dan kecemburuan yang ada di hatiku, supaya aku tidak dihancurkan olehnya. Amin.