Didikan yang memberkati

Ayub 5:17

Elifas: Teguran Allah

Lihat, diberkatilah orang yang ditegur oleh Allah; karena itu, jangan menganggap rendah didikan dari Yang Mahakuasa.

Ayub 5:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 5:17?

Ayub 5:17 mengajarkan bahwa orang yang ditegur oleh Allah adalah berbahagia, dan kita tidak boleh meremehkan didikan dari Yang Mahakuasa. Ini berarti teguran dan disiplin dari Allah adalah tanda kasih dan kesempatan untuk bertumbuh, bukan sesuatu yang harus dihindari.

Latar belakang

Teguran Allah adalah berkat

Elifas mengajak Ayub untuk tidak meremehkan teguran dari Allah, karena orang yang ditegur Allah justru diberkati. Ini adalah bagian dari nasihat Elifas bahwa penderitaan adalah didikan.

Di mana

Teman (wilayah Edom)

Di dekat tempat Ayub duduk di abu

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan semuanya
Teman-teman menghibur dia
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas

Teman Ayub dari Teman, lebih tua, bijaksana.

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita berat.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶשֶׁר

esyer · berbahagia

Keadaan yang diberkati, penuh kebahagiaan.

תּוֹכַחַת

tokhachat · ditegur

Teguran, koreksi, atau didikan yang bertujuan memulihkan.

מוּסָר

musar · didikan

Pelatihan, disiplin, atau instruksi yang membentuk karakter.

Teguran dan didikan dalam Alkitab bukan bentuk hukuman, melainkan ekspresi kasih yang membawa kebahagiaan. Allah mengoreksi bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk memurnikan.

Tahukah kamu

Kata 'ditegur'

Kata Ibrani untuk 'ditegur' (תּוֹכַחַת) juga bisa berarti 'koreksi' atau 'disiplin'—seperti orang tua yang mengajar anaknya, bukan marah tanpa alasan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 5:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 5:17

✕  Sering dikira

Dianggap bahwa semua penderitaan adalah teguran Allah karena dosa.

✓  Yang sebenarnya

Dalam kitab Ayub, penderitaan bisa terjadi bukan karena dosa, tetapi untuk menguji iman.

✕  Sering dikira

Dianggap bahwa kita harus menahan diri dari mengeluh saat menderita.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sendiri mengeluh dengan jujur, dan Allah tidak menghukumnya karenanya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 5:17

Saat kita menghadapi koreksi atau konsekuensi dari kesalahan, janganlah cepat marah atau putus asa. Terimalah teguran itu sebagai cara Allah untuk membentuk karakter kita menjadi lebih baik.

Tuhan, terimalah teguran dan didikan-Mu dengan rendah hati, dan ubahlah aku menjadi pribadi yang berkenan kepada-Mu. Amin.