Bagian bawahnya seperti tembikar tajam, di atas lumpur
Ayub 41:21
Lewiatan: Kekuatan yang Tak Terkalahkan
“(41-12) Napasnya menyalakan bara api, dan lidah api keluar dari mulutnya.”Ayub 41:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(41-12) Nafasnya menyalakan bara, dan nyala api keluar dari dalam mulutnya.”Ayub 41:21 · TB
Terjemahan Baru
“Napasnya menyalakan bara; nyala api keluar dari mulutnya.”Ayub 41:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“His breath kindleth coals, and a flame goeth out of his mouth.”Ayub 41:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 41:21?
Ayat ini menggambarkan bagian bawah Lewiatan yang tajam seperti tembikar pecah, dan cara ia bergerak meninggalkan jejak seperti papan pengirik gandum di lumpur. Ini menekankan kekuatan dan sifatnya yang kasar, sulit ditaklukkan, dan meninggalkan kerusakan.
Latar belakang
Bawah Lewiatan yang Tajam dan Kokoh
Tuhan menggambarkan bagian bawah Lewiatan yang bersisik tajam seperti pecahan tembikar, dan bagaimana ia bergerak di lumpur dengan mudah seperti papan pengirik gandum. Ini menegaskan bahwa seluruh tubuhnya, bahkan bagian bawahnya, dirancang untuk menguasai lingkungannya.
Di mana
Wilayah Uz (atau lokasi dialog Ayub)
Dalam dialog Tuhan dari badai
Kapan
~2000 SM (atau zaman patriarkal)
Dialog Ayub dengan Tuhan
Yang berbicara
Tuhan
Allah yang mencipta dan memelihara segala sesuatu
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, sedang berdebat dengan Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶרֶשׂ
cheres · tembikar
Tanah liat yang dibakar, pecahannya tajam dan keras.
יִתְמַדַּד
yitmadad · merentangkan diri
Membentang atau memamerkan tubuh, menunjukkan kekuatan.
מוֹרַג
morag · papan pengirik
Papan berduri yang digunakan untuk mengirik gandum di tanah.
Kata-kata ini menunjukkan bahwa Lewiatan memiliki tubuh yang berbahaya (tajam) dan kokoh, serta mampu bergerak dengan kepercayaan diri penuh di lingkungan yang sulit. Ini mencerminkan kekuasaan Allah yang tak tertandingi.
Tahukah kamu
Papan Pengirik
Papan pengirik adalah alat pertanian berat yang ditaruh di atas lumpur atau tanah untuk mengirik gandum. Lewiatan merentangkan diri seperti alat itu, menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam bergerak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 41:21
Mazmur 104:26
Lewiatan sebagai ciptaan
“Di sana kapal-kapal berlayar, dan Lewiatan yang telah Engkau bentuk untuk bermain-main dengannya.”
Yehezkiel 29:3
Kesombongan vs kuasa
“Firaun, raja Mesir, berkata: 'Nilku, aku yang membuatnya.'”
Ayub 41:30
Konteks lanjutan
“Ia membuat lautan mendidih seperti periuk.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 41:21
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya deskripsi binatang biasa, bukan metafora.
✓ Yang sebenarnya
Lewiatan bisa jadi simbol kekacauan purba yang hanya bisa ditundukkan oleh Allah, bukan sekadar biologi.
✕ Sering dikira
Mengira bagian bawah Lewiatan adalah kelemahannya.
✓ Yang sebenarnya
Justru bagian bawahnya juga tangguh, menunjukkan tidak ada titik lemah pada makhluk ini.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 41:21
Kita mungkin bertemu dengan orang atau keadaan yang 'tajam' dan meninggalkan luka. Tetapi Allah sanggup memulihkan kita, dan kita dipanggil untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan mengampuni karena kita telah diampuni.
Ya Tuhan, karuniakan aku kekuatan untuk mengampuni dan tidak menyimpan kepahitan, sekalipun aku terluka oleh orang lain. Amin.