Perisai Punggung Lewiatan

Ayub 41:14

Baju Zirah Makhluk Laut

“(41-5) Siapa yang dapat membuka pintu-pintu moncongnya? Di sekeliling giginya terdapat kengerian.”

Ayub 41:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 41:14?

Ayat ini menggambarkan mulut Lewiatan yang mengerikan, dengan gigi yang menakutkan. Ini menekankan bahwa makhluk ini tidak bisa didekati atau dikendalikan oleh manusia. Hanya Allah yang bisa menguasainya.

Latar belakang

Perisai yang Rapat

Allah melanjutkan deskripsi tentang Lewiatan, menunjukkan bahwa punggungnya seperti deretan perisai yang terhubung rapat, bahkan tidak ada celah untuk angin. Ini menekankan ketahanan dan kekuatan makhluk itu.

Di mana

Tanah Uz

Dalam badai, berhadapan dengan Allah

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penderitaan Ayub
Pemulihan Ayub
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Pencipta, berfirman dari tengah badai

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang diuji imannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גַּב

gav · Punggungnya

punggung, bagian belakang tubuh

שׁוּרָה

shurah · deretan

barisan, jajaran, seperti tentara

חוֹתָם

chotam · meterai

meterai, segel; menunjukkan rapat dan kuat

Punggung Lewiatan digambarkan seperti barisan perisai yang disegel rapat—melambangkan pertahanan yang sempurna dan tak tertembus, yang hanya bisa dibuat oleh Allah.

Tahukah kamu

Perisai atau Sisik?

Kata 'perisai' (magen) bisa merujuk pada sisik tebal yang berbaris rapi, seperti baju zirah pada buaya atau hewan purba.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 41:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 41:14

✕  Sering dikira

Ini mendukung teori bahwa Lewiatan adalah dinosaurus yang masih hidup.

✓  Yang sebenarnya

Teks ini bersifat puitis, bukan taksonomi ilmiah.

✕  Sering dikira

Perisai ini berarti Lewiatan kebal dan tidak bisa dikalahkan oleh Allah.

✓  Yang sebenarnya

Allah menggambarkan Lewiatan untuk menunjukkan kekuatannya, tetapi tetap di bawah kendali Allah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 41:14

Kita seringkali mencoba mengendalikan segala hal dalam hidup, tetapi ada situasi yang 'mengerikan' dan di luar kendali kita. Belajarlah untuk takut akan Tuhan dan tidak bergantung pada kekuatan sendiri.

Tuhan, aku akui bahwa banyak hal dalam hidupku yang menakutkan dan tak terkendali, tetapi aku percaya Engkau berkuasa atas semuanya. Amin.