Elifas Mengingat Peran Ayub

Ayub 4:3

Nasihat Elifas kepada Ayub

PerikopElifas Menegur Ayub · Ayub 4:1-21 →
“Lihat, kamu telah mengajar banyak orang, dan kamu telah menguatkan tangan-tangan yang lemah.”

Ayub 4:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 4:3?

Elifas mengakui bahwa Ayub telah mengajar banyak orang dan menguatkan mereka yang lemah. Ini menunjukkan bahwa Ayub dikenal sebagai pribadi yang saleh dan menjadi berkat bagi orang lain.

Latar belakang

Elifas memuji pelayanan Ayub

Sebelum menegur, Elifas mengakui bahwa Ayub pernah mengajar banyak orang dan menguatkan tangan yang lemah. Ini menunjukkan bahwa Ayub adalah tokoh yang dihormati.

Di mana

Teman

Di tempat berkabung di luar rumah Ayub

Kapan

~1900 SM

Zaman para leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segala sesuatu
Pembicaraan Ayub dan sahabatnya
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

sahabat Ayub, orang tua yang bijak

A

Kepada

Ayub

orang saleh yang menderita, sedang berduka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָסַר

yasar · mengajar

mendidik, memberi petunjuk

רַב

rav · banyak orang

banyak, besar

חָזַק

chazaq · menguatkan

memperkuat, mengokohkan

Kata 'yasar' bukan sekadar mengajar, tetapi mendisiplinkan dengan kasih; 'chazaq' berarti memberi kekuatan yang membuat orang bertahan. Ini menunjukkan reputasi Ayub sebagai penopang.

Tahukah kamu

Tangan yang lemah adalah idiom

Ungkapan 'menguatkan tangan' dalam budaya Timur Tengah kuno berarti memberi semangat dan dukungan kepada orang yang putus asa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 4:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 4:3

✕  Sering dikira

Mengajar di sini berarti Ayub pernah menjadi pengajar formal.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya bukan guru profesional, tetapi orang yang memberi nasihat dan dorongan.

✕  Sering dikira

Ayub pasti bangga dipuji.

✓  Yang sebenarnya

Ayub yang menderita justru merasa pujian itu menekan karena kini ia sendiri lemah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 4:3

Kita mungkin pernah menjadi berkat bagi orang lain, tetapi ketika kita sendiri menghadapi masalah, kita juga perlu menerima kekuatan dari orang lain. Kerendahan hati untuk menerima bantuan adalah tanda kekuatan.

Tuhan, terima kasih atas kesempatan untuk menjadi berkat, tetapi juga ajari aku untuk rendah hati menerima pertolongan. Amin.