Ayub 4:19
“betapa lebih-lebih lagi mereka yang tinggal dalam rumah-rumah tanah liat, yang dasarnya berada di dalam debu, yang diremukkan seperti ngengat!”Ayub 4:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lebih-lebih lagi mereka yang diam dalam pondok tanah liat, yang dasarnya dalam debu, yang mati terpijat seperti gegat.”Ayub 4:19 · TB
Terjemahan Baru
“Apalagi makhluk dari tanah liat makhluk debu yang dapat dipencet seperti ngengat!”Ayub 4:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“How much less in them that dwell in houses of clay, whose foundation is in the dust, which are crushed before the moth?”Ayub 4:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 4:19?
Ayub 4:19 menggambarkan betapa rapuhnya manusia, yang disebut 'rumah-rumah tanah liat' dengan dasar 'debu'. Ini menekankan bahwa manusia sangat lemah dan mudah hancur, seperti ngengat. Elifas menggunakan gambaran ini untuk menunjukkan bahwa manusia lebih rendah daripada malaikat dan tidak dapat mengklaim kebenaran di hadapan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 4:19
Kita sering lupa betapa rapuhnya kita secara fisik dan moral. Mengakui kelemahan kita membantu kita untuk lebih rendah hati dan bergantung pada kekuatan Tuhan, bukan pada kemampuan sendiri. Dalam keseharian, ini bisa berarti berhenti bersikap sombong dan mulai mengandalkan doa.
Tuhan, ingatkan aku akan kerapuhanku, agar aku tidak pernah lupa untuk bersandar pada-Mu setiap hari. Amin.