Hujan di padang tandus

Ayub 38:25

Tuhan Menjawab Ayub

PerikopTUHAN Menjawab Ayub · Ayub 38:1-41 →
“Siapa yang menggali saluran untuk hujan deras dan jalan untuk gemuruh kilat,”

Ayub 38:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 38:25?

Ayat ini menegaskan bahwa Allah mengatur alam semesta, termasuk jalur hujan dan angin timur. Pertanyaan retoris kepada Ayub menunjukkan bahwa manusia tidak memiliki pengetahuan atau kendali atas fenomena alam tersebut.

Latar belakang

Pertanyaan tentang hujan

Tuhan berfirman kepada Ayub dari dalam badai, menanyakan siapa yang menggali saluran untuk hujan dan jalan untuk petir. Ini adalah rangkaian pertanyaan retoris yang menegaskan kuasa Tuhan atas alam, berbeda dengan keterbatasan manusia.

Di mana

Gurun, Timur Tengah

Di tengah badai, secara ajaib

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penderitaan Ayub berlangsung
Ayub merendahkan diri
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah yang menciptakan langit dan bumi

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang bergumul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תְּעָלָה

te'alah · saluran

Saluran air atau kanal, sering untuk irigasi atau banjir.

מָטָר

matar · hujan

Hujan, air yang turun dari langit.

דֶּרֶךְ

derek · jalan

Jalan, lintasan, atau cara.

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Tuhan mengendalikan saluran air, curah hujan, dan jalur petir—semua aspek cuaca yang tampaknya acak bagi manusia, tetapi sebenarnya diatur oleh hikmat Tuhan.

Tahukah kamu

Saluran hujan?

Di zaman kuno, orang menganggap hujan berasal dari 'jendela langit' (Kejadian 7:11), dan Tuhan menggambarkan diri-Nya sebagai yang menggali saluran untuk menyalurkan hujan ke tempat yang Dia kehendaki.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 38:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 38:25

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang meteorologi, bukan teologi.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menegaskan kedaulatan Tuhan atas alam, bukan sekadar penjelasan ilmiah.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan hanya berbicara tentang hujan fisik, padahal ini adalah metafora tentang pemeliharaan-Nya.

✓  Yang sebenarnya

Hujan adalah gambaran pemeliharaan Tuhan, termasuk berkat dan hukuman.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 38:25

Saat kita mengalami badai hidup, ingatlah bahwa Allah yang mengatur segala sesuatu, termasuk arah angin dan hujan. Kita bisa tenang karena Dia memegang kendali atas situasi yang tampaknya kacau.

Tuhan, ajari aku untuk percaya bahwa Engkau mengatur setiap detail hidupku, bahkan saat semuanya terasa tidak menentu. Amin.