Takut akan Allah
Ayub 37:24
Elihu: Kuasa Allah dalam Badai
“Oleh karena itu, manusia takut akan Dia, karena Dia tidak memandang siapa pun yang menganggap dirinya berhikmat.””Ayub 37:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itulah sebabnya Ia ditakuti orang; setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya."”Ayub 37:24 · TB
Terjemahan Baru
“Itulah sebabnya Ia patut dihormati oleh siapa saja, dan orang yang mengaku arif, tak dihiraukan-Nya."”Ayub 37:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Men do therefore fear him: he respecteth not any that are wise of heart.”Ayub 37:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 37:24?
Karena kebesaran dan kemuliaan Allah, manusia seharusnya takut dan hormat kepada-Nya. Allah tidak memandang orang yang menganggap dirinya berhikmat, jadi kita harus merendahkan diri dan tidak bergantung pada kebijaksanaan kita sendiri.
Latar belakang
Sikap yang benar di hadapan Allah
Elihu menyimpulkan bahwa manusia seharusnya takut akan Allah, karena Dia tidak memandang orang yang menganggap dirinya berhikmat. Ini adalah nasihat terakhir Elihu sebelum Allah sendiri berbicara, menekankan bahwa kunci hubungan dengan Allah adalah kerendahan hati dan hormat.
Di mana
Wilayah Uz
Penutup nasihat Elihu
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elihu
Pemuda yang berbicara mewakili Allah, penuh semangat namun rendah hati.
Kepada
Ayub
Pria saleh yang menderita, sedang mencari jawaban dari Allah.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
merasa takut, hormat, kagum yang mendalam
רָאָה
ra'ah · memandang
melihat, memperhatikan, memandang
חָכָם
chakam · berhikmat
bijaksana, cerdas, memiliki hikmat
Ketiga kata ini menekankan bahwa sikap yang benar di hadapan Allah adalah takut dan hormat, bukan mengandalkan hikmat atau kebijaksanaan sendiri. Tuhan tidak memandang orang yang sombong dengan pengetahuannya, tetapi menghargai kerendahan hati.
Tahukah kamu
Frasa 'takut akan Allah'
Dalam Alkitab, 'takut akan Allah' bukan berarti ketakutan yang menakutkan, tetapi rasa hormat dan kagum yang mendalam yang menghasilkan ketaatan dan kebijaksanaan. Ini adalah tema sentral dalam Kitab Amsal dan Ayub.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 37:24
Amsal 1:7
permulaan hikmat
“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”
Amsal 3:7
jangan merasa bijak
“Janganlah anggap dirimu bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan.”
1 Korintus 1:25
kebijaksanaan Allah
“Sebab yang bodoh dari Allah lebih bijaksana dari manusia, dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari manusia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 37:24
✕ Sering dikira
Menganggap 'takut akan Allah' berarti kita harus hidup dalam ketakutan yang terus-menerus dan cemas.
✓ Yang sebenarnya
Takut akan Allah dalam Alkitab adalah rasa hormat yang mendalam dan kekaguman yang membawa pada ketaatan, bukan ketakutan yang melumpuhkan.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Allah tidak menghargai orang yang bijak, sehingga menjadi bodoh adalah lebih baik.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak merendahkan hikmat itu sendiri, tetapi mengecam sikap menganggap diri sendiri bijak dan sombong. Hikmat sejati dimulai dengan takut akan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 37:24
Jangan merasa hebat atau sombong karena pengetahuan kita. Sikap yang benar adalah tunduk dan takut akan Allah, menyadari bahwa hikmat manusia terbatas di hadapan Allah.
Bapa, jauhkanlah kami dari kesombongan dan ajar kami untuk hidup dalam takut yang kudus kepada-Mu. Amin.