Pertanyaan Retoris Elihu
Ayub 36:23
Siapakah yang Menunjukkan Jalan pada Allah?
“Siapakah yang menunjukkan jalan-Nya bagi Dia? Siapakah yang dapat berkata, ‘Engkau telah melakukan kesalahan’?”Ayub 36:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapakah akan menentukan jalan bagi-Nya, dan siapa berani berkata: Engkau telah berbuat curang?”Ayub 36:23 · TB
Terjemahan Baru
“Siapakah dapat menentukan jalan bagi-Nya atau berani menuduh-Nya berbuat salah?”Ayub 36:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Who hath enjoined him his way? or who can say, Thou hast wrought iniquity?”Ayub 36:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 36:23?
Ayub 36:23 menekankan bahwa tidak ada yang bisa menunjukkan jalan kepada Allah atau menuduh-Nya berbuat salah. Allah tidak tunduk pada siapapun; semua jalan-Nya benar dan tidak perlu dipertanyakan. Ini mengingatkan kita untuk tunduk pada kedaulatan Allah.
Latar belakang
Elihu Menantang Siapa yang Berani Mengoreksi Allah
Ayub telah mengeluh bahwa Allah tidak adil. Elihu menjawab dengan dua pertanyaan retoris: tidak ada yang bisa menunjukkan jalan kepada Allah atau berkata bahwa Allah berbuat salah. Ini menegaskan bahwa Allah berdaulat dan tidak perlu dihakimi oleh manusia.
Di mana
Wilayah Uz
Di tempat abu, tengah percakapan
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elihu
Orang muda yang bijak, ~30 tahun
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דרך
derekh · jalan
jalan, cara, perilaku
יכח
yakach · menunjukkan
menegur, membuktikan, mengoreksi
עולה
avlah · kesalahan
ketidakadilan, kecurangan, perbuatan salah
Elihu memakai kata 'yakach' yang berarti menegur atau mengoreksi, menantang Ayub: siapa yang berani mengoreksi Allah? Ini menyiratkan bahwa manusia tidak punya posisi untuk menuduh Allah tidak adil.
Tahukah kamu
Pertanyaan Retoris yang Kuat
Pertanyaan Elihu mirip dengan pertanyaan Tuhan sendiri di pasal 38-41, yang membuat Ayub diam dan bertobat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 36:23
Ayub 34:10
Allah tak berbuat jahat
“Sungguh, jauhlah dari pada Allah untuk berbuat jahat, dan dari Yang Mahakuasa untuk berbuat curang.”
Yesaya 45:9
Manusia tak boleh menuntut
“Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya, seperti beling-beling tanah liat!”
Roma 9:20
Tak berhak membantah
“Tetapi siapakah kamu, hai manusia, sehingga kamu membantah Allah?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 36:23
✕ Sering dikira
Allah tidak peduli dengan protes manusia.
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ini justru mengundang Ayub untuk tunduk, bukan untuk membungkamnya secara kasar.
✕ Sering dikira
Manusia tidak boleh bertanya atau mencari keadilan.
✓ Yang sebenarnya
Ayub boleh bertanya, tetapi harus dengan kerendahan hati, mengakui keterbatasannya di hadapan Allah yang berdaulat.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 36:23
Ketika kita tidak mengerti rencana Allah, mudah bagi kita untuk mempertanyakan keadilan-Nya. Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah tidak perlu kita koreksi; Dia selalu benar. Tanggapan yang tepat adalah percaya dan berserah kepada hikmat-Nya yang sempurna.
Ya Allah, ampuni aku jika aku sering mempertanyakan jalan-Mu. Aku percaya bahwa Engkau tidak pernah salah, jadi ajarilah aku untuk berserah penuh kepada kehendak-Mu. Amin.