Elihu Menjawab

Ayub 35:1

Elihu Menantang Ayub

Kemudian, Elihu menjawab, katanya,

Ayub 35:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 35:1?

Elihu, seorang teman Ayub yang lebih muda, mulai berbicara. Dia menanggapi perkataan Ayub sebelumnya yang merasa tidak adil diperlakukan Allah. Elihu mencoba memberikan perspektif baru tentang keadilan dan cara Allah bekerja, meskipun dengan cara yang agak tegas.

Latar belakang

Elihu Mulai Berbicara

Setelah Ayub dan ketiga sahabatnya berdebat, Elihu yang lebih muda merasa terdorong untuk menegur mereka semua. Dia membuka pembelaannya dengan menanggapi perkataan Ayub yang mengaku benar di hadapan Allah.

Di mana

Tanah Uz

Di antara tumpukan abu, lokasi Ayub duduk dalam penderitaan

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Patriark

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penderitaan Ayub dimulai
Tuhan menjawab Ayub
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Orang muda yang marah, seorang penasihat

A

Kepada

Ayub dan sahabat-sahabatnya

Ayub yang menderita, dan tiga sahabatnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָנָה

'anah · menjawab

Menanggapi atau memberi jawaban

אָמַר

'amar · berkata

Mengucapkan atau menyatakan

אָמַר

'amar · katanya

Berbicara dengan kata-kata

Tiga kata ini menekankan bahwa Elihu sedang merespons dengan perkataan yang serius, menunjukkan bahwa dia menganggap penting untuk menjawab Ayub, walaupun dia sebenarnya tidak berwenang untuk membela Allah dengan cara yang kurang bijaksana.

Tahukah kamu

Elihu tidak disebut di awal

Elihu tidak muncul dalam pembukaan kitab Ayub; dia baru diperkenalkan di pasal 32, dan namanya berarti 'Dia adalah Allahku'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 35:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 35:1

✕  Sering dikira

Menganggap Elihu berhak berbicara sebagai wakil Allah.

✓  Yang sebenarnya

Elihu hanyalah manusia yang berbicara, dan kemudian Allah sendiri yang menegurnya.

✕  Sering dikira

Mengira Elihu adalah juru selamat yang membawa hikmat final.

✓  Yang sebenarnya

Elihu juga salah paham, dan Tuhan akhirnya menegur semua orang.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 35:1

Saat kita menghadapi penderitaan, kita mungkin membutuhkan teman yang berani menegur kita dengan jujur, bukan hanya menghibur. Mari terbuka untuk mendengar kebenaran dari orang lain, bahkan jika itu tidak nyaman, karena bisa jadi itu cara Tuhan berbicara kepada kita.

Tuhan, berikanlah aku kerendahan hati untuk menerima teguran yang membangun dari sesama, dan kebijaksanaan untuk membedakan mana yang benar. Amin.