Tidak Memihak Siapa pun
Ayub 32:21
Elihu: Murka yang Membara
PerikopElihu Mengemukakan Pendapat · Ayub 32:1-22 →“Aku tidak akan memihak kepada siapa pun, atau menyanjung seorang pun.”Ayub 32:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku tidak akan memihak kepada siapapun dan tidak akan menyanjung- nyanjung siapapun,”Ayub 32:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tak akan kubela siapa pun dalam sengketa ini dan tak seorang pun akan kupuji-puji.”Ayub 32:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Let me not, I pray you, accept any man’s person, neither let me give flattering titles unto man.”Ayub 32:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 32:21?
Ayub 32:21 menegaskan bahwa Elihu berkomitmen untuk tidak memihak atau menyanjung siapa pun. Ia ingin berbicara dengan jujur dan adil, tanpa takut kepada manusia. Ini menunjukkan integritas dalam menyampaikan teguran atau nasihat.
Latar belakang
Integritas Elihu
Elihu menegaskan bahwa dia tidak akan memihak kepada siapa pun, baik kepada Ayub maupun kepada sahabat-sahabatnya. Dia juga tidak akan menyanjung orang lain demi popularitas atau keuntungan.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat Ayub duduk di antara abu, di tempat pembuangan sampah di luar kampung
Kapan
~1800 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elihu
Pemuda dari Bus, marah karena Ayub membenarkan diri
Kepada
Ayub dan ketiga sahabat
Ayub yang menderita, dan Elifas, Bildad, Zofar yang gagal menjawab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָשָׂא פָנִים
nasa panim · memihak
Secara harfiah berarti 'mengangkat wajah', menjadi ungkapan untuk memberikan perlakuan istimewa atau pilih kasih
כָּנָה
kanah · menyanjung
Memberi nama atau gelar yang mulia, di sini berarti memberi pujian yang berlebihan atau basa-basi
עֹשִׂי
osi · Penciptaku
Pembuatku, merujuk pada Allah sebagai pencipta, yang menjadi dasar tanggung jawab Elihu untuk hidup jujur
Elihu menggabungkan pilihan tidak memihak dan tidak menyanjung dengan kesadaran akan Penciptanya, menunjukkan bahwa integritasnya berakar pada takut akan Allah, bukan sekadar etika manusia.
Tahukah kamu
Menyanjung dalam Alkitab
Dalam bahasa Ibrani, kata 'menyanjung' (כָּנָה) sering dikaitkan dengan memberi gelar kehormatan yang berlebihan, seperti memanggil seseorang 'guru' atau 'tuan'. Elihu menolak melakukan itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 32:21
Amsal 24:23
Memandang bulu dilarang
“Juga ini adalah amsal-amsal dari orang bijak: Memandang bulu dalam pengadilan adalah tidak baik.”
Imamat 19:15
Larangan memihak
“Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah membeda-bedakan orang dan janganlah memihak kepada orang besar, tetapi hakimilah sesamamu dengan kebenaran.”
Mazmur 15:4
Menghormati yang takut Tuhan
“Yang memandang hina orang yang ditolak, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpahnya walaupun rugi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 32:21
✕ Sering dikira
Menganggap Elihu sombong karena menyatakan dirinya tidak memihak, seolah-olah dia lebih baik dari semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Elihu hanya menegaskan komitmennya untuk berkata jujur dan tidak memihak, sebagai bagian dari integritasnya.
✕ Sering dikira
Mengira 'menyanjung' berarti memberi pujian yang baik.
✓ Yang sebenarnya
Menyanjung di sini adalah pujian yang berlebihan atau basa-basi untuk mencari muka, bukan pujian yang tulus.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 32:21
Dalam dunia yang sering memuji orang berdasarkan status, kita dipanggil untuk berbicara dengan tulus dan tidak berpihak. Jangan menyanjung demi keuntungan pribadi, tetapi berani menyatakan kebenaran dengan kasih, sekalipun tidak populer.
Tuhan, jadikan aku pribadi yang jujur dan adil, bebas dari motivasi untuk menyenangkan manusia. Amin.