Elihu Putuskan untuk Angkat Bicara

Ayub 32:16

Elihu: Kemarahan yang Benar?

Haruskah aku menunggu karena mereka tidak berbicara, karena mereka berhenti, dan tidak menjawab lagi?

Ayub 32:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 32:16?

Elihu bertanya apakah dia harus menunggu lebih lama lagi, karena mereka sudah bungkam dan tidak menjawab. Ini mencerminkan keinginannya untuk berbicara dengan penuh tanggung jawab, setelah mendengar semua argumen yang ada.

Latar belakang

Kesabaran Elihu Berakhir

Ketiga sahabat Ayub sudah diam, tidak mampu menjawab. Elihu, yang selama ini menahan diri karena usia mudanya, akhirnya bertanya-tanya apakah ia harus tetap diam. Ia merasa ada sesuatu yang perlu dikatakan.

Di mana

tempat pembuangan abu di luar kampung

di antara abu dan reruntuhan, di hadapan Ayub yang menderita

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub dan tiga sahabat berdebat
Elihu menegur Ayub
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

pemuda dari Bus, cerdas, penuh semangat, merasa terpanggil

A

Kepada

Ayub dan ketiga sahabatnya

empat pria yang sudah tua dan terhormat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָחַל

yachal · menunggu

menanti dengan harapan

מִלָּה

millah · berbicara

kata atau perkataan

חָדַל

chadal · berhenti

berhenti, berakhir

Elihu menggunakan kata 'menunggu' yang berarti menanti dengan harapan, tetapi kini harapannya hilang. Ia menyadari bahwa perkataan sahabat-sahabat Ayub telah berhenti dan tidak membawa solusi.

Tahukah kamu

Nama Elihu

Elihu berarti 'Dia adalah Allahku'. Ia muncul tiba-tiba dalam kitab Ayub dan setelah pidatonya, tidak disebutkan lagi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 32:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 32:16

✕  Sering dikira

Elihu hanya ingin didengar karena merasa hebat.

✓  Yang sebenarnya

Elihu merasa wajib berbicara karena tidak ada yang bisa menjawab dengan benar.

✕  Sering dikira

Elihu tidak sabaran dan kurang ajar.

✓  Yang sebenarnya

Elihu telah menunggu dengan sabar, tetapi akhirnya merasa terdorong oleh semangatnya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 32:16

Dalam percakapan, penting untuk memberi waktu dan kesempatan bagi orang lain untuk berbicara. Setelah itu, kita boleh berbagi pemikiran dengan berani, tetapi tetap dengan sikap rendah hati.

Tuhan, ajari aku untuk menjadi pendengar yang sabar dan pembicara yang berani, sesuai dengan waktu-Mu. Amin.